HumasUIN – Bagian Kepegawaian UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap 12 pegawai dalam pengangkatan pertama Jabatan Fungsional (JF) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kampus. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN SMH Banten, Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum, bertempat di Aula Lantai 3 pada Selasa, (23/06/2026).
Turut dihadiri dan disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Dekan Fakultas Syariah, Kepala Bagian (Kabag) Umum, Kabag FADA, Kabag FTIK, serta perwakilan dari Bagian Kepegawaian UIN SMH Banten.
Dalam amanatnya, Kepala Biro AUPK UIN SMH Banten, Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-bahwasanya kepada bagian kepegawaian kita yang selalu mengawal proses ini, sejak setahun yang lalu hingga hari ini. Kebahagiaan ini datang dan dirasakan oleh kita semua, baik oleh para pegawai yang dilantik maupun kita yang menyaksikan pelantikan ini. Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini Allah selalu memberikan kemudahan terhadap apa yang menjadi agenda-agenda kita, terutama agenda yang berkaitan dengan keberadaan saudara semua, yaitu sebagai Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.

Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum juga menegaskan peralihan status para pegawai yang kini telah memasuki Jabatan Fungsional Tertentu (JFT). Menurutnya, momentum ini menandakan bahwa para pegawai telah memiliki keahlian khusus yang menuntut dedikasi tinggi. “Dari CPNS kini saudara resmi menjadi PNS dan sekarang sudah menjurus kepada Jabatan Fungsional Tertentu. Itu artinya, saudara mempunyai skill yang memang mau tidak mau harus diteguni secara profesionalisme sebagai ASN. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, pertama, karir saudara ini masih panjang, jadi jangan bermain-main semaunya sendiri. Kita sebagai ASN, sebagai PNS, terikat dengan satu regulasi. Regulasi inilah yang harus kita pegang erat-erat,” tegasnya di hadapan para peserta pelantikan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan esensi dari sumpah jabatan yang telah diucapkan oleh para pegawai. Sumpah tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan janji suci yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa. “Kedua, saudara telah bersumpah. Itu artinya, pimpinan tahu atau tidak tahu, sumpah itu sudah melekat pada diri saudara. Apalagi dalam kondisi tahu atau tidak tahu, saudara tetap harus mempunyai sebuah pengabdian yang memang betul-betul sudah saudara sampaikan kepada Allah. Dalam hal ini demi Allah. Nama demi Allah itu adalah janji saudara dengan Allah yang memang betul-betul harus saudara pegang teguh. Ini yang menjadi satu tonggak keberhasilan saudara dalam mengemban amanah,” tambah Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum.
Sebelum melanjutkan arahannya, Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum memberikan ucapan selamat atas posisi baru yang kini diemban oleh kedua belas pegawai tersebut. Ia tidak menampik bahwa jabatan baru ini membawa konsekuensi tersendiri, baik dari segi hak maupun kewajiban. “Saya izinkan mengucapkan selamat atas jabatan baru saudara. Tentu ada hal yang memang mengikuti terkait kesejahteraan, terkait beban kerja, dan lain sebagainya. Dalam hal ini saya tekankan lagi, profesionalisme sebagai ASN tentu tidak terlepas dari pengabdian saudara sekalian yang memang masing-masing masih berusia muda,” katanya.

Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh pegawai yang dilantik untuk bersatu padu membangun universitas, mengingat formasi jabatan fungsional yang diisi kali ini sangat beragam dan strategis.
“Di sini ada beberapa Jabatan Fungsional Tertentu, di antaranya auditor, analis hukum, statistik, dan lain-lain. Ini menunjukkan kekuatan kita yang mempunyai skill berbeda-beda, tetapi kita harus satukan kekuatan untuk membangun UIN SMH Banten ini. Mungkin yang terakhir, marilah kita merasa bersyukur atas jalan yang telah diberikan ini. Allah sudah mengingatkan berkali-kali, jadi ini tergantung saudara semua. Kalau saudara mau bersyukur, tentu Allah akan melihat itu, tetapi kalau saudara berkufur, tentu Allah akan melihat itu juga. Jangan menyesal ketika penyesalan itu datang di akhir. Sebelum penyesalan datang di akhir, maka bersyukurlah, karena bersyukur itulah yang bisa memberikan kita kenyamanan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat untuk mengabdi kepada negara dan bangsa,” pungkas Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum menutup pesannya.
Adapun pelantikan pengangkatan pertama dalam Jabatan Fungsional PNS ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia dengan nomor SK:040250 s.d 040261/B.II/KP.07.6/04/2026. Berikut adalah daftar nama-nama pegawai yang resmi dilantik:
-
Muhammad Ikhlasul Amal, S.Kom. – Pranata Komputer Ahli Pertama
-
Zaky Mujayin, S.Tr.Kom. – Pranata Komputer Ahli Pertama
-
Galih Anang Prakoso, S.Kom. – Pranata Komputer Ahli Pertama
-
Tubagus Fahri Amrullah, S.Kom. – Pranata Komputer Ahli Pertama
-
Hasan Sajili, S.Kom. – Pranata Komputer Ahli Pertama
-
Khamidah, S.Mat. – Statistisi Ahli Pertama
-
Rifqi Rijalul Hidayat, S.E. – Analis Anggaran Ahli Pertama
-
Nurottul Firdaus, S.H. – Analis Hukum Ahli Pertama
-
Indri Yuliani, S.E. – Auditor Ahli Pertama
-
Dede Sahudin, S.E. – Auditor Ahli Pertama
-
Levi Septiani, S.E. – Auditor Ahli Pertama
-
Rika Lusiana Surya, S.E. – Auditor Ahli Pertama