HumasUIN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali menjadi pilihan utama dalam kunjungan edukasi. Sebanyak 470 siswa beserta guru pendamping dari SMA Negeri 6 Tangerang memadati Auditorium Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus UIN SMH Banten pada Rabu, (6/5/2026).
Rombongan besar ini disambut langsung oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA), Wakil Dekan II Fakultas Sains, serta Tim Humas dan Bagian Akademik.
Kepala Sekolah SMAN 6 Tangerang, H. Santani, M.Si., dalam sambutannya menyatakan rasa bangga atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak kampus. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk membuka wawasan siswa mengenai kualitas pendidikan tinggi Islam yang kini sudah bersaing di level nasional.
“Kami merasa bangga karena diterima dengan sangat baik. Dari total 1.500 siswa kami, ada 470 siswa yang hadir di sini bersama para wali kelas dan pembimbing. Kehadiran kami bertujuan agar anak-anak didik kami memiliki pemikiran global dan tidak lagi memandang perguruan tinggi Islam sebelah mata,” ujar Santani.

Santani juga menekankan bahwa UIN SMH Banten merupakan tempat yang tepat bagi mereka yang ingin mendalami integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, banyak tokoh nasional yang lahir dari rahim UIN, termasuk menteri di kabinet saat ini. Ia mengingatkan para siswa bahwa peradaban Islam yang besar di masa lalu, seperti ilmu kedokteran Ibnu Sina dan matematika Al-Khawarizmi, harus dilanjutkan oleh generasi muda saat ini.
“Pakar yang sesungguhnya itu adalah umat Islam, dan peradaban itu harus kita miliki kembali. Jika generasi muda benar-benar belajar dengan tangguh dan memahami konsep-konsep Ilahi, insya Allah kita akan menjadi bangsa yang mulia dan terhormat di masa depan,” tambahnya memotivasi para siswa.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III UIN SMH Banten, Dr. Dedi Sunardi, M.H., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SMAN 6 Tangerang yang memilih UIN Banten sebagai lokasi studi banding. Ia menilai kehadiran para siswa kelas 11 ini sangat tepat untuk mulai memetakan masa depan agar tidak salah dalam memilih program studi.

“Saya sangat bangga melihat wajah-wajah ceria para siswa. Ini menggambarkan masa depan Indonesia yang cerah. Penting bagi adik-adik untuk mengenal kampus lebih dalam sejak dini agar nanti memiliki waktu untuk berpikir dan menentukan mana yang paling cocok, sehingga tidak ada istilah ‘salah kamar’ saat kuliah nanti,” kata Dedi Sunardi.
Dalam penjelasannya, Dedi juga memaparkan berbagai inovasi pendidikan yang telah diterapkan di UIN SMH Banten, termasuk fleksibilitas dalam syarat kelulusan. Ia menjelaskan bahwa saat ini mahasiswa tidak lagi diwajibkan menulis skripsi secara konvensional untuk lulus. Sebagai alternatif, mahasiswa dapat lulus melalui jalur publikasi artikel ilmiah di jurnal bereputasi atau melalui proyek pembelajaran berbasis produk (OBE).

“Dunia saat ini adalah dunia digital. Kami telah berinovasi agar mahasiswa bisa lulus dengan berbagai pola, seperti karya ilmiah atau produk hasil proyek. Selain itu, akreditasi universitas dan mayoritas prodi kami sudah menyandang predikat Unggul. Ini adalah bekal terbaik bagi lulusan kami untuk terjun ke dunia industri,” paparnya.
Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan sesi pengenalan fakultas secara mendalam, khususnya dari Wakil Dekan II Fakultas Sains dan Teknologi dan Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Adab, guna memberikan gambaran nyata mengenai suasana akademik dan prospek karier bagi calon mahasiswa baru dari SMAN 6 Tangerang dan ditutup oleh Duta Kampus UIN SMH Banten.


