FadaNews – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan Pelatihan Dakwah Inklusif dengan tema “Menjadi Dai yang Peka dan Peduli Disabilitas”, Selasa (6/5). Kegiatan yang bertempat di aula fakultas ini dihadiri lebih dari 100 mahasiswa KPI dan menghadirkan Ketua Jurusan Pendidikan Khusus FKIP Untirta, Reza Febri Abadi, M.Pd, serta dua mahasiswi penyandang disabilitas sebagai instruktur bahasa isyarat.
Ketua Prodi KPI, Mubibuddin, M.Si, menyatakan pelatihan ini dilandasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menjamin hak setara bagi penyandang disabilitas untuk mengakses informasi dan pesan keislaman.
“Kegiatan ini sejatinya telah digagas sejak 2023, namun baru dapat direalisasikan tahun ini. Kami menyadari pelatihan satu hari tidak cukup, sehingga kami menjalin kerja sama dengan Jurusan Pendidikan Khusus FKIP Untirta untuk program lanjutan,” ujar Mubibuddin.
Ia menambahkan, pembelajaran bahasa isyarat membutuhkan proses panjang minimal tiga bulan untuk dasar dan hingga tujuh tahun untuk tingkat mahir. Oleh karena itu, kolaborasi lintas prodi menjadi kunci keberlanjutan kompetensi dai inklusif.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Endad Musaddad, menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan implementasi nyata nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Dakwah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga tindakan yang menyentuh kelompok terpinggirkan. Bahasa isyarat menjadi jembatan komunikasi yang membuka ruang interaksi dan menghadirkan rasa dihargai. Ini adalah dakwah yang merangkul dan memberdayakan,” tegas Prof. Endad.
Sebagai lembaga pendidikan, Fakultas Dakwah berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu, tetapi juga penguatan nilai kemanusiaan. Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam mencetak dai yang inklusif dan responsif terhadap keberagaman.
Pelatihan Dakwah Inklusif ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan dakwah di UIN Banten. Dengan komitmen berkelanjutan dan kolaborasi lintas disiplin, Fakultas Dakwah tidak hanya mencetak dai yang cerdas secara keilmuan, tetapi juga mulia secara kemanusiaan dai yang mampu menjadi rahmat bagi semua, tanpa terkecuali.