HumasUIN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten melalui Bagian Organisasi Tata Kelola Ortala menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tim Zona Integritas (ZI) yang berfokus pada pembaruan data dukung atau dokumen perbaikan untuk Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2025 yang berlangsung di Forbis Hotel, Cilegon. Jumat (12/12/2025).
FGD tersebut diikuti oleh 42 peserta dan 4 panitia yang terbagi dalam enam area perubahan, meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Dalam kesempatan tersebut, Edin Wahyudin Selaku Panitia FGD Tim Zona Integritas UIN SMH Banten menegaskan bahwa FGD ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap komponen data yang dipersyaratkan dalam PMPZI 2025 tersusun secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Penyusunan dokumen pendukung bukan hanya soal kelengkapan administrasi, tetapi cerminan kualitas kerja dan komitmen UIN SMH Banten menuju WBK dan WBBM,” ujarnya.
Selama diskusi, Edin memaparkan progres penyempurnaan dokumen, identifikasi kekurangan data, serta rencana percepatan perbaikan. Menurutnya Beberapa poin penting yang menjadi fokus antara lain penyesuaian indikator terbaru PMPZI 2025, konsistensi bukti dukung, serta pemantapan inovasi layanan berbasis digital yang mendukung reformasi birokrasi.
“Komitmen kami untuk terus memperkuat tata kelola, transparansi, dan kualitas pelayanan sebagai bagian dari upaya membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” Kata Edin Wahyudin.
Edin Juga menerangkan terkait deadline unggah data dukung berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, namun dirinya menargetkan seluruh pembaruan dokumen dapat rampung lebih awal agar proses verifikasi berjalan lebih optimal.
“Kehadiran bapak dan ibu sekalian merupakan bantuan yang kami harapkan dalam mengisi aplikasi tentang Zona Integritas,” pungkasnya.