HumasUIN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan berintegritas. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Nana Jumhana, M.Ag, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tim Zona Integritas yang digelar pada Kamis, 11 Desember 2025 di Forbis Hotel, Cilegon.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya program Zona Integritas sebagai wujud keseriusan UIN SMH Banten untuk menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Menurutnya, implementasi nilai-nilai bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme adalah bagian dari identitas universitas yang mengemban label Islam.
“Ini adalah cita-cita yang mulia. Mari kita mulai dengan niat yang ikhlas dan komitmen bersama. Semuanya sejalan dengan nafas UIN kita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran para peserta FGD yang dianggap sebagai bagian penting dalam penyusunan dan pengisian aplikasi Zona Integritas. Dr. H. Nana Jumhana, M.Ag, menegaskan bahwa langkah awal yang paling penting adalah menghadirkan iktikad baik dan kesungguhan dalam menjalankan program ini.
Lebih lanjut, Wakil Rektor I menuturkan bahwa UIN SMH Banten tidak hanya ingin menjadi kampus unggul dalam bidang akademik, tetapi juga ingin mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berstandar internasional. Hal ini selaras dengan visi kampus untuk bereputasi global dan membentuk lulusan yang tidak hanya berprestasi secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.

“Sebagai perguruan tinggi keagamaan, kita harus terdepan dalam integritas dan nilai-nilai akhlak mulia. Ini bagian dari amanah besar yang kita emban,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Dr. H. Nana Jumhana, M.Ag, berharap kegiatan FGD Zona Integritas dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dan membawa manfaat besar bagi kemajuan UIN SMH Banten.
“Mudah-mudahan kegiatan ini diridhai Allah SWT dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan kampus kita,” tutupnya.