HumasUIN – Tim Admisi UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Guru Bimbingan Konseling (BK) dengan tema “Asesmen Minat dan Bakat Siswa” di Hotel Soll Marina, Tangerang, pada Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat implementasi program pengenalan kampus kepada masyarakat luas.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor III, Tim Admisi UIN SMH Banten, koordinator Guru BK se-Kabupaten Tangerang, dan puluhan Guru BK dari sekolah se-kabupaten Tangerang.
Wakil Rektor III UIN SMH Banten, Dr. Dedi Sunardi, MH., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah demi memfasilitasi akses pendidikan bagi siswa berprestasi namun terkendala ekonomi. Beliau menyoroti kemitraan khusus antara UIN SMH Banten dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program “Kabupaten Tangerang Gemilang”.

“UIN SMH Banten telah menjadi mitra resmi Pemkab Tangerang. Kami mengajak Bapak dan Ibu Guru BK untuk mengarahkan siswa-siswinya memanfaatkan program ini. Pemkab berkomitmen menanggung biaya UKT selama delapan semester penuh bagi warga Tangerang yang lulus melalui jalur ini,” ujar Dr. Dedi Sunardi.
Selain bantuan finansial, Dr. Dedi juga menjelaskan urgensi peran Guru BK sebagai garda terdepan dalam mengarahkan masa depan siswa. Melalui lokakarya asesmen ini, diharapkan Guru BK memiliki metode yang lebih mutakhir dan komprehensif dalam memetakan potensi siswa. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi fenomena mahasiswa yang merasa “salah jurusan” saat menempuh pendidikan tinggi.
“UIN SMH Banten saat ini telah bertransformasi secara signifikan. Kami tidak hanya menawarkan program studi keagamaan yang menjadi unggulan, tetapi juga prodi umum yang diminati siswa SMA/SMK, seperti Teknik Informatika, Fisika Terapan, Kimia Terapan, hingga Biologi Terapan. Saat ini, lebih dari 60% prodi di UIN SMH Banten telah terakreditasi Unggul, begitu pula dengan akreditasi universitas kami,” tambahnya.
Status akreditasi “Unggul” tersebut memberikan keuntungan besar bagi lulusan, baik dalam proses rekrutmen CPNS melalui jalur fast track maupun peluang mendapatkan beasiswa prestisius seperti Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kemenag-LPDP, KIP-Kuliah, serta berbagai bantuan studi dari lembaga mitra seperti Baznas dan sektor industri.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Guru BK se-Kabupaten Tangerang, Drs. Nana Mardiana, S.Pd., M.M., menyambut baik inisiatif ini. Ia mengungkapkan bahwa harapan besar bagi siswa di sekolah negeri adalah dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN) untuk meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami terus mendorong anak-anak untuk mencoba seluruh jalur masuk, mulai dari SNBP, SNBT, hingga Jalur Mandiri. Kami berharap melalui workshop ini, ada pencerahan dan strategi bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang agar persentase kelulusan siswa kami di UIN SMH Banten semakin meningkat,” pungkas Nana.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bermanfaat bagi para Guru BK untuk membimbing siswa menemukan jati diri dan pilihan program studi yang tepat sesuai dengan kompetensi yang dimiliki sebelum masa pendaftaran PMB Jalur Mandiri berakhir.