SES Jerman Tawarkan UIN Banten dan PTKIN Lainnya Perkuat Kolaborasi Akademik dan Keahlian

HumasUIN – Upaya memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan tinggi terus didorong. Kali ini, lembaga German Senior Expert Service (SES) mengajak Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam pemanfaatan tenaga ahli internasional.

Ajakan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama bersama para rektor PTKIN se-Indonesia secara daring, Kamis (23/4/2026). Dalam forum itu, SES diperkenalkan sebagai mitra strategis yang memiliki lebih dari 13.000 tenaga ahli (expert) dari berbagai bidang keilmuan dan industri.

Direktur PTKI, Prof Sahiron, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memperluas partisipasi perguruan tinggi dalam program ini. “Kita menginginkan selain tiga belas PTKIN yang sudah terlibat, perguruan tinggi lainnya juga ikut berkolaborasi dengan SES,” ujarnya.

SES sendiri merupakan lembaga non-pemerintah asal Jerman yang telah lama berperan dalam mendukung transfer pengetahuan dan keahlian ke berbagai negara. Secara global, China tercatat sebagai negara pengguna tenaga ahli SES terbanyak, sementara Indonesia berada di peringkat ke-13.

Kerja sama Indonesia dengan SES telah dimulai sejak 2016, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Prof Kamaruddin Amin yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Sejak saat itu, kolaborasi diwujudkan melalui program penugasan (assignment) tenaga ahli SES di sejumlah perguruan tinggi keagamaan.

Hingga kini, program tersebut telah diimplementasikan di 13 PTKIN di Indonesia. Dalam skema ini, para expert SES didatangkan untuk memberikan pendampingan teknis, penguatan kapasitas kelembagaan, hingga pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan masyarakat.

Beberapa contoh implementasi program assignment SES di perguruan tinggi Indonesia antara lain:

  • Penguatan tata kelola laboratorium dan sistem manajemen mutu akademik
  • Pendampingan pengembangan kewirausahaan kampus berbasis riset
  • Peningkatan kapasitas dosen dalam bidang teknik, pertanian, dan vokasi
  • Konsultasi pengembangan program studi berbasis kebutuhan pasar global

Melalui kolaborasi ini, PTKIN diharapkan mampu meningkatkan daya saing global sekaligus memperkuat relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Rektor UIN Banten, Prof Muhammad Ishom menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Keterlibatan dalam program SES dinilai dapat membuka akses terhadap keahlian internasional yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak perguruan tinggi.

Dengan perluasan kerja sama ini, Kementerian Agama menargetkan lebih banyak PTKIN dapat memanfaatkan program SES sebagai bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.


Jl. Jendral Sudirman No. 30
Ciceri, Kota Serang, Provinsi Banten,
Indonesia 42118

Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
Curug, Kota Serang, Provinsi Banten
Indonesia 4217

Jl. Jend. Sudirman No.227,
Sumurpecung, Kec. Serang, Kota
Serang, Provinsi Banten Indonesia
42118

 Hak Cipta 2025 – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Email : surat@uinbanten.ac.id No. Tlp : (0254) 200 323