HumasUIN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Lembaga Pengkaji Halal (LPH) terbaik ke-3 se-Provinsi Banten. Penghargaan ini diberikan dalam ajang bergengsi Sharia Festival Jawara (Shafara) dan Festival Rupiah Banten (Ferba) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Banten di Bintaro XChange Mall, Tangerang Selatan, Jumat (29/8).
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Banten dalam membangun ekosistem halal yang tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga merambah ke ranah ekonomi, sosial, dan layanan publik di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.
Wakil Rektor III UIN Banten, Dr. Dedi Sunardi, M.H menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengembangan ekosistem halal. “Kami tidak hanya berhenti di sertifikasi, tapi juga terus melakukan pendampingan kepada UMKM lokal, bahkan mulai merambah ke sektor jasa seperti pariwisata ramah Muslim dan pelatihan juru sembelih halal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan rencana kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia untuk mewujudkan Kantin Kampus Zona Halal di lingkungan UIN Banten. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kampus yang benar-benar menjunjung tinggi prinsip kehalalan, mulai dari bahan makanan, proses penyajian, hingga kebersihan dan etika pelayanan.
Sementara itu, Dr. Asep Saefurohman, M.Si Kepala Pusat Studi Halal UIN Banten, menekankan pentingnya literasi halal sebagai fondasi utama dalam membangun kesadaran kolektif. “Strategi utama kami adalah mengintensifkan edukasi halal kepada seluruh sivitas akademika mulai dari dosen, pegawai, dan terutama mahasiswa, sehingga nilai-nilai halal menjadi bagian dari budaya kampus,” tuturnya.
Asep juga menjelaskan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar konsep bisnis, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial keagamaan. “UMKM adalah pilar penting ekonomi umat. Tugas kami adalah memastikan produk mereka tidak hanya berkualitas, tapi juga terjamin kehalalannya melalui pendampingan sertifikasi,” katanya.
Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), UIN Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan program pendampingan sertifikasi halal, memperluas zonasi kantin halal, serta memperkuat koordinasi lintas lembaga. “Ke depan, kampus berharap dapat menjadi center of excellence ekosistem halal di wilayah Banten, yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga agen perubahan dalam penguatan ekonomi syariah di Indonesia,” tutupnya.
Dengan langkah-langkah nyata dan sinergi yang terus diperkuat, UIN Banten membuktikan bahwa kampus bukan hanya ruang ilmu, tetapi juga garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan berkah.