HumasUIN — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten memberikan pembekalan sekaligus melepas tiga mahasiswa yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Filipina. Dalam kesempatan tersebut, Rektor berpesan agar para mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendokumentasikan seluruh pengalaman mereka secara sistematis.
Tiga mahasiswa yang mengikuti program Kukerta ke Filipina tersebut adalah Mizan Al Haq Al Faiz dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Genta Faza Al Nugeraha dari Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), dan Raihan Haidar dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).
Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya mencatat setiap pengalaman selama menjalani Kukerta dalam log book. Menurutnya, kebiasaan mendokumentasikan pengalaman akan menjadi bekal berharga, baik bagi mahasiswa maupun bagi pihak lain yang ingin mempelajari hasil pengabdian tersebut.
“Catatlah semua pengalaman selama menjalani Kukerta dalam log book. Mungkin kelihatannya remeh, tetapi hal-hal yang kalian catat bisa jadi penting diketahui orang lain. Pengalaman di lapangan merupakan pengetahuan yang sangat berharga dan dapat menjadi inspirasi maupun bahan pembelajaran bagi banyak pihak,” ujar Rektor.
Rektor juga mengingatkan agar para mahasiswa menjaga nama baik UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten selama berada di Filipina. Selain menjalankan program pengabdian, mereka diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, menghormati budaya setempat, serta menunjukkan sikap akademik dan karakter yang mencerminkan nilai-nilai Islam yang moderat.
Program Kukerta internasional ini menjadi bagian dari upaya UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten memperluas jejaring kerja sama sekaligus memberikan pengalaman lintas budaya kepada mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan wawasan global, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta memperkuat kompetensi sebagai calon lulusan yang siap berkontribusi di tingkat internasional.
Keberangkatan ketiga mahasiswa tersebut diharapkan menjadi awal dari lahirnya berbagai pengalaman dan praktik baik yang dapat didokumentasikan serta dibagikan kepada sivitas akademika maupun masyarakat luas melalui catatan dalam log book yang mereka susun selama mengikuti Kukerta di Filipina.