HumasUIN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi terpilih sebagai penyelenggara ajang bergengsi Sumitro Fest: Koperasi Goes to Campus. Perhelatan yang berlangsung pada Selasa (24/02/2026) di Auditorium Kampus II UIN SMH Banten ini bertujuan untuk merevolusi paradigma koperasi di mata generasi muda.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Frichah, M.Si., Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., jajaran Wakil Rektor, pejabat eselon Kementerian Koperasi, serta ASDA III Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan pemerintah pusat kepada kampus hijau tersebut.

“Mudah-mudahan UIN ke depannya, yang kali ini diberikan kesempatan sebagai tempat Koperasi Goes to Campus, bisa mengembangkan entah itu kaitannya dengan kelembagaan koperasi maupun ke depan tidak menutup kemungkinan perlu ada prodi khusus tentang koperasi. Saya sampaikan begini karena tren dunia sekarang ini, Pak Prabowo sedang menggalakkan Koperasi Merah Putih yang didirikan di setiap desa di pelosok penjuru negeri,” ujar Rektor.
Rektor juga menambahkan bahwa koperasi tidak boleh lagi dianggap kuno. “Koperasi tidaklah identik dengan sesuatu yang sifatnya jadul. Justru kalau kita melihat peta perkembangan dunia, koperasi dikendalikan oleh anak-anak muda yang mahir dalam bidang digital,” imbuhnya.
Mewakili Pj. Gubernur Banten, ASDA III Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewi Yanti, menegaskan bahwa partisipasi Gen Z adalah kunci transformasi ekonomi daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wamen. Dukungan Ibu menjadi energi positif bagi kami untuk terus menghadirkan koperasi yang modern. Koperasi hari ini tidak lagi identik dengan cara lama, ia masuk ke ekosistem digital yang transparan dan akuntabel. Kami meyakini bahwa generasi Z adalah subjek utama dalam transformasi koperasi menuju ekosistem ekonomi yang inklusif,” tutur Dr. Rina.
Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing, Destri Anasari, dalam laporannya menjelaskan urgensi kolaborasi antara dunia kampus dan koperasi.

“Tiga kekuatan Dunia Kekuatan, Dunia Koperasi, dan Dunia Kampus diharapkan mampu mengubah wajah perekonomian bangsa. Kalian tidak usah cari pekerjaan, nanti kalau lulus jadilah pengusaha yang menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Inovasinya kalian generasi muda boleh lakukan, tapi harus ada skala ekonominya,” jelas Destri di hadapan ribuan mahasiswa.
Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Frichah, M.Si., menutup rangkaian sambutan dengan menekankan bahwa koperasi adalah amanat konstitusi yang harus dikelola secara profesional oleh kaum intelektual.
“Pak Presiden Prabowo ingin mengajak kita mengembalikan arah pembangunan ekonomi kita sesuai dengan konstitusi. Perekonomian disusun atas usaha bersama dengan asas kekeluargaan. Jadi kalau ada orang punya modal besar memprivatisasi (sumber daya alam), itu berarti menyalahi konstitusi. Cabang-cabang produksi penting harus dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” tegas Wamen.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk kembali ke desa setelah lulus. “Harapannya kita bisa ke kampung masing-masing untuk bergabung jadi anggota KDKMP. Jika di desa ada mata air, harusnya koperasi desa yang punya pabrik air minumnya, bukan pemilik modal besar. Keuntungan dari produksi ini dikelola di koperasi dan dibagi kembali kepada warga dalam bentuk SHU atau cashback,” pungkasnya.
Acara ini dilanjutkan dengan Talkshow yang menghadirkan narasumber sebagai berikut:
- Dr. Dedi Sunardi, M.H (Wakil Rektor III UIN SMH Banten) yang memaparkan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan dalam Perspektif Hukum dan Pembangunan Nasional
- Ivonny Zakaria, (CBC Founder & Chairwoman Of Kinarya Coop) yang memaparkan The Disruptor Mindset: Mengubah Mimpi Jadi Aset Nyata
- Asep Kurnia, SE.,AK., (Manager Bisnis KDMP Girimukti Cilograng Lebak-Banten) yang memaparkan Peran Anak Muda dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- Zaskia Hana Abiqel, (Bendahara Warung Koperasi Indonesia (Warkopin)), yang memaparkan Saatnya Anak Muda Memilih Koperasi
