HumasUIN – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan Pleno Akhir Periode 2025 pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Aula Fakultas Dakwah lantai 3. Kegiatan ini mengusung tema “Menutup Periode dengan Evaluasi, Refleksi, dan Pembenahan Organisasi” sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus penutup masa kepengurusan.
Pleno akhir menjadi forum penting bagi seluruh pengurus DEMA Fakultas Dakwah untuk menyampaikan laporan kinerja, melakukan evaluasi program kerja, serta merefleksikan dinamika organisasi selama satu periode kepengurusan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, pengurus organisasi mahasiswa, serta tamu undangan.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Dakwah, Agus Sukirno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja kepengurusan DEMA Fakultas Dakwah periode 2025. Ia menilai seluruh program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik dan terealisasi sesuai rencana.
“Alhamdulillah kepengurusan DEMA Fakultas Dakwah sudah berjalan dengan baik dan semua program kegiatan terlaksana. Harapannya kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menjadi wadah pembelajaran bagi para pengurus untuk menjadi pemimpin yang baik, mampu mengatur organisasi, menjalankan perkuliahan, serta aktif dalam kegiatan di luar kampus,” ujarnya.
Ia juga berharap agar kepengurusan selanjutnya dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan serta memperbaiki kekurangan yang ada. “Semoga ke depannya semakin baik dan para pengurus dapat meraih kesuksesan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DEMA Fakultas Dakwah 2025, Erfan Maulana, menekankan pentingnya evaluasi mendasar terkait rasa memiliki (sense of belonging) dan kesadaran tanggung jawab setiap individu dalam kepengurusan.
“Evaluasi paling mendasar adalah sense of belonging dari masing-masing individu pengurus, serta kesadaran akan tanggung jawab ketika sudah menjadi bagian dari DEMA Fakultas Dakwah. Ke depan saya akan tetap mengawal proses evaluasi ini sebagai bentuk tanggung jawab moril saya sebagai ketua umum,” jelas Erfan.
Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi dari kepengurusan sebelumnya diharapkan dapat dibenahi dan diimplementasikan oleh kepengurusan selanjutnya agar organisasi semakin solid dan progresif.
Di sisi lain, Ketua Pelaksana Pleno Akhir DEMA Fakultas Dakwah 2025, Alifya Namira Suherman, menyampaikan bahwa kekompakan dan komunikasi antar divisi menjadi salah satu poin penting dalam evaluasi kegiatan.
“Ke depannya perlu saling follow up satu sama lain agar tidak terjadi miss komunikasi, serta menjaga kekompakan antar divisi dan departemen. Kekurangannya mungkin soal ketepatan waktu karena faktor cuaca, namun semoga kegiatan hari ini bisa menjadi pelajaran agar evaluasi yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi DEMA Fakultas Dakwah ke depan,” tuturnya.
Melalui pleno akhir ini, DEMA Fakultas Dakwah berharap mampu menghasilkan rekomendasi evaluatif yang konstruktif sebagai bekal perbaikan organisasi serta menjadi fondasi yang kuat bagi kepengurusan selanjutnya.