HumasUIN — Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten secara resmi mengakhiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tim Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025 bertempat di Forbis Hotel, Cileegon. Sabtu, (12/12/2025)
Dalam sambutanya, Nyai Rusdiana selaku panitia penyelenggara menegaska bahwa komitmen UIN SMH Banten dalam mengakselerasi penyempurnaan data dukung sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan reformasi birokrasi.

“Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, bantuan dan pendapat dari semua peserta diperlukan dalam pengisian PMPZI, untuk capaian akuntabilitas terpenuhi hingga 100 persen, sementara aspek supervisi dikisaran 80 hingga 85 persen,” ujarnya
Nyai Rusdiana menjelaska bahwa penegasan ini menjadi arah strategis bagi tim ZI dalam melakukan pembenahan dan penyempurnaan dokumen serta indikator pendukung penilaian WBK dan WBBM
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu dan berkontribusi aktif dalam diskusi. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam FGD ini merupakan bagian penting dari upaya kolektif untuk mewujudkan birokrasi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
“Masukan dan pendapat dari seluruh peserta FGD ZI sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas akuntabilitas, pengawasan, dan efektivitas implementasi Zona Integrita,” katanya
Ia munuturkan Hasil dan rekomendasi dari FGD ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sebagai langkah konkret percepatan pencapaian predikat WBK dan WBBM di lingkungan UIN SMH Banten
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirrobilalamin, kegiatan FGD Tim ZI UIN SMH Banten secara resmi ditutup,” tuturnya.