HumasUIN – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan Pembinaan DWP di Auditorium Lantai 3, Gedung Rektorat UIN SMH Banten, pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini menghadirkan Penasihat DWP Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Ny. Dra. Hj. Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar, sebagai narasumber utama.
Acara strategis ini mengangkat tema “Semangat Kebangkitan Nasional: DWP Bangkit, Berkontribusi Nyata, Bersinergi Bersama Kampus untuk Negeri”. Agenda tersebut dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya Ketua DWP Kemenag RI, Rektor UIN SMH Banten, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Dekan FEBI, Dekan FADA, serta Dekan Syariah. Turut hadir pula Ketua DWP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ketua DWP Kanwil Provinsi Banten, serta Ketua DWP Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota Serang.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Hj. Hendrieta Ferieka Ade Fakih, melaporkan bahwa agenda pembinaan ini diikuti oleh unsur pimpinan, pengurus kasepuhan, anggota DWP, serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN SMH Banten, termasuk undangan dari berbagai instansi mitra. Hendrieta menjelaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional ini digunakan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas diri para anggota sebagai istri aparatur sipil negara (ASN).

Hendrieta menegaskan bahwa peran DWP sangat strategis, bukan hanya sebagai pendamping suami, melainkan juga sebagai motor penggerak kesejahteraan keluarga dan lingkungan sosial. Kehadiran Ny. Hj. Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar dinilai sebagai momen berharga yang diharapkan mampu menyebarkan inspirasi agar para anggota terus berkarya dan berdaya. Hendrieta juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh, baik materiil maupun non-materiil, dari pihak rektorat serta kerja keras seluruh panitia yang menyukseskan acara tersebut.
Ketua DWP UIN SMH Banten, Ny. Hj. Zahratul Jannah Muhammad Ishom, menyatakan rasa hormat dan kebahagiaan yang mendalam atas kehadiran Penasihat DWP Kemenag RI beserta rombongan. Menurut Ny. Hj. Zahratul Jannah, kunjungan tersebut merupakan wujud perhatian dan dukungan langsung dari pimpinan tertinggi kepada pengurus di daerah, yang mampu memberikan energi serta semangat baru dalam mengemban tanggung jawab organisasi.
Ny. Hj. Zahratul Jannah menjelaskan bahwa DWP memiliki tiga tujuan utama, yaitu mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperhatikan kesejahteraan keluarga. Guna mencapai tujuan tersebut, DWP UIN SMH Banten aktif bergerak di berbagai bidang, seperti menyelenggarakan seminar internasional dan parenting di bidang pendidikan, mendorong wirausaha berbasis potensi lokal di bidang ekonomi, serta berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan pelestarian budaya di bidang sosial budaya.
“Kami sadar untuk mencapai hasil yang optimal, kami sangat membutuhkan bimbingan, arahan, dan motivasi dari para senior dan pimpinan organisasi, khususnya dari Ibu Penasihat. Kami membutuhkan alur kebijakan, inspirasi program, dan semangat untuk terus bisa berinovasi serta bereksistensi agar DWP UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten tidak hanya menjadi organisasi yang administratif, tetapi juga menjadi organisasi yang produktif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi anggota, institusi, dan masyarakat,” ujar Ny. Hj. Zahratul Jannah.

Ny. Hj. Zahratul Jannah menambahkan bahwa pembinaan ini dijadikan sebagai momentum evaluasi, introspeksi, dan penguatan organisasi dalam menghadapi tantangan di era modern. Harapannya, komunikasi dan sinergi antara DWP UIN SMH Banten dengan Kemenag RI dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
Ketua DWP Kemenag RI, Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin, memberikan apresiasi tinggi terhadap tema yang diusung karena dinilai sangat luar biasa dan kontekstual. Ny. Sinarliati menyampaikan bahwa jika seabad lalu para pendahulu bangkit untuk merebut kemerdekaan, maka saat ini DWP harus memanifestasikan kebangkitan tersebut dalam bentuk kontribusi nyata yang berdampak luas. Sebagai perempuan berdaya dan istri ASN di lingkungan Kemenag, anggota DWP memiliki tanggung jawab ganda, yaitu menjadi madrasah utama dalam keluarga sekaligus mendampingi suami.
Ny. Sinarliati mengingatkan bahwa UIN SMH Banten bukan sekadar lembaga pendidikan tinggi, melainkan wadah yang melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia. Di sinilah DWP harus mengambil peran sebagai contoh dan role model, bukan sekadar menjadi penonton. Ada dua ruang kontribusi nyata yang bisa diisi, yaitu menjadi pelopor dalam menyemai nilai toleransi guna menangkal radikalisme dari lingkungan keluarga, serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi dan sosial seperti UMKM binaan, bakti sosial, dan edukasi kesehatan.
“Dharma Wanita harus cerdas, berwawasan luas, dan memiliki empati yang tinggi. Jangan pernah lelah untuk meng-upgrade diri. Saya berpesan kepada seluruh pengurus DWP UIN Banten, jadikan forum pembinaan hari ini sebagai ruang untuk melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif,” tegas Ny. Sinarliati.
Ny. Sinarliati juga meminta pengurus untuk menyusun program kerja yang realistis dan terukur, serta tetap mendukung penuh tugas suami dengan menciptakan keharmonisan di rumah tangga. Pada kesempatan tersebut, Ny. Sinarliati secara khusus menitipkan DWP UIN SMH Banten kepada Rektor agar selalu diberikan bimbingan dan dukungan, serta berpesan agar para suami tidak melarang istri mereka untuk aktif berorganisasi di DWP.
Merespons hal tersebut, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., memberikan pandangannya terkait komposisi sumber daya manusia di kampus tersebut. Prof. Muhammad Ishom memaparkan bahwa UIN SMH Banten saat ini memiliki 208 dosen laki-laki dan 112 dosen perempuan. Secara berkelakar, Rektor menyebutkan bahwa jika dilihat dari sudut pandang kepengurusan, organisasi ini memiliki tantangan tersendiri dalam keseimbangan jumlah anggota. Namun, Rektor memastikan bahwa relasi yang berkeadilan antara anggota DWP dan suami tetap terbangun dengan sangat baik.

“Perlu saya sampaikan, khususnya di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten ini, kita memiliki dosen laki-laki sebanyak 208 orang dan dosen perempuan 112 orang. Artinya, kalau dari sudut pandang kepengurusan DWP, jumlahnya memang menantang. Walaupun demikian, baik antara Dharma Wanita maupun dengan para suaminya, tetap terus terbangun relasi yang berkeadilan,” ujar Prof. Muhammad Ishom.
Lebih lanjut, Rektor secara khusus memuji kedewasaan berorganisasi para pengurus DWP UIN SMH Banten. Prof. Muhammad Ishom menegaskan bahwa meskipun para ibu DWP sangat aktif dan progresif dalam menjalankan program-program kerja kampus, mereka tetap memprioritaskan keharmonisan rumah tangga dan menghormati posisi suami sebagai kepala keluarga. Rektor menjamin tidak ada ego organisasi yang merusak ketenangan domestik di kalangan anggotanya
Prof. Muhammad Ishom juga memuji keaktifan para pengurus DWP UIN SMH Banten yang tetap mampu menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah kesibukan berorganisasi. Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh hadirin untuk membuka kegiatan pembinaan tersebut secara resmi dengan pembacaan basmalah demi kelancaran dan keberkahan acara.
