HumasUIN – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pendidikan tinggi kepada generasi muda melalui program “FUDA GOES TO SCHOOL”. Kegiatan sosialisasi dan promosi akademik yang menyasar berbagai wilayah seperti Serang, Cikande, Pandeglang, dan Kragilan ini baru saja menyambangi MAN 1 Kota Serang yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas XII.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FUDA, Dr. Masykur, M.Hum., yang menegaskan visi fakultas dalam melahirkan lulusan yang moderat. “Kami berkomitmen mengembangkan kajian keislaman klasik dan kontemporer yang dipadukan dengan pendekatan humaniora, sekaligus mengakar pada nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat Banten, sehingga mampu melahirkan lulusan yang memiliki kedalaman spiritual, keluasan intelektual, serta kepekaan sosial dan budaya,” ujar Dr. Masykur dalam sambutannya.

Dalam sesi pemaparan program studi, Ketua Prodi Sejarah Peradaban Islam, Muhamad Nandang Sunandar, M.Si, menjelaskan bahwa fokus kajian mereka berorientasi pada penguatan identitas lokal. “Kajian sejarah diarahkan pada eksplorasi sejarah dan peradaban Islam di Banten sebagai bagian dari penguatan identitas lokal yang berdampak bagi masyarakat,” jelasnya. Senada dengan hal tersebut, Ketua Prodi Bahasa dan Sastra Arab, Hadian Rizani, M.Hum, menambahkan bahwa prodi ini tidak hanya menekankan penguasaan bahasa sebagai sumber ajaran agama, namun juga mengembangkan kajian sastra dalam perspektif humaniora yang relevan dengan dinamika global.

Terkait aspek metodologi, Ketua Prodi Ilmu Hadis, Dr. Andi Rosa, M.A., menekankan pentingnya pemahaman tekstual dan kontekstual. “Penting bagi mahasiswa untuk menguasai metodologi kajian hadis yang komprehensif agar mampu memahami teks-teks keislaman secara mendalam sekaligus mengaktualisasikannya dalam kehidupan masyarakat Banten yang religius dan plural,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Verry Mardiyanto, M.A., menyoroti aspek digitalisasi dengan menyatakan bahwa fokus keilmuan mereka berada pada pengelolaan informasi, literasi digital, serta preservasi khazanah keislaman berbasis teknologi.
Melalui slogan “FUDA GOES TO SCHOOL”, fakultas ini memperkenalkan berbagai fasilitas penunjang seperti laboratorium bahasa, perpustakaan, hingga akses jurnal ilmiah yang menunjang pengembangan soft skills. Program ini menegaskan peran FUDA sebagai rumah besar pengembangan keilmuan Islam dan humaniora berbasis kearifan lokal yang terbuka bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi insan akademis yang berintegritas dan berdaya saing.
