HumasUIN – Mengawali tahun 2026 yang bertepatan dengan momentum bulan Rajab, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Acara yang mengusung tema “Meningkatkan Keimanan Menuju Muslimah Hakiki” ini berlangsung khidmat di Aula Serbaguna kampus pada Rabu, (14/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Biro AAKK dan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan refleksi mendalam mengenai keutamaan bulan Rajab yang ia sebut sebagai Syahrul Um atau “Bulannya Para Ibu”.

“Bulan Rajab memiliki kaitan erat dengan sejarah kemuliaan perempuan. Pada bulan inilah Nur Muhammad dicangkokkan ke rahim Ibunda Siti Aminah. Tanpa sosok ibu yang mulia, kita tidak akan mengenal sang teladan agung,” ujar Prof. Ishom.
Beliau juga memaparkan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan bentuk penghiburan dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW setelah wafatnya Siti Khadijah. Selain itu, Rektor menceritakan kisah sahabat Ka’ab bin Malik pada Perang Tabuk sebagai pengingat bagi seluruh jamaah tentang pentingnya prioritas dan keteguhan iman di tengah dinamika kehidupan berkeluarga dan profesi.
“Mudah-mudahan melalui wasilah peringatan ini, ibadah kita semakin mantap dan kita semakin dekat dengan Allah SWT,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DWP UIN SMH Banten, Ny. Hj. Siti Zahrotul Jannah Muhammad Ishom, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, khususnya Bidang Pendidikan, serta para tamu undangan yang hadir di tengah suasana cuaca yang syahdu.

“Alhamdulillah, kehadiran Ibu-ibu dosen dan para ‘maha guru’ di sini menunjukkan semangat silaturahmi yang luar biasa. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan di antara kita, tetapi juga menjadi sarana untuk terus bertransformasi menjadi muslimah yang lebih baik dan hebat di masa depan,” ungkap Ny. Siti Zahrotul Jannah.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan salawat bersama yang dipimpin oleh Ny. Maryam Nana Jumhana, yang menambah suasana religius di dalam aula.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Dr. KH. Dede Permana, M.A. Dalam ceramahnya, beliau menekankan esensi peristiwa Isra’ Mi’raj yang dimulai dari masjid dan berakhir di masjid. Menurutnya, hal ini membawa pesan kuat agar umat Islam senantiasa menjaga kedekatan dengan rumah ibadah.
“Pelajaran terpenting adalah jangan jauh dari masjid. Dalam arti sempit, kita harus senantiasa memakmurkan masjid secara fisik. Dalam makna luas, kita harus selalu mengingat Allah SWT dalam setiap langkah untuk meningkatkan ketakwaan kita,” jelas Dr. KH. Dede Permana.

Acara ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar momentum Isra’ Mi’raj tahun ini menjadi titik balik bagi seluruh civitas akademika, khususnya anggota DWP UIN SMH Banten, untuk menuju kualitas iman yang lebih hakiki.
