Merawat Ekoteologi dan Menjaga Tradisi Jadi Fokus Utama Pada Pembekalan KKN Nusantara VI 2026

HumasUIN – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi menyelenggarakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Tahun 2026 secara daring pada Senin, (06/06/2026). Kegiatan strategis ini mengusung tema besar “Merawat Ekoteologi Menjaga Tradisi: Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam”.

Agenda ini dihadiri langsung oleh Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Litapdimas) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Rektor UIN SMH Banten, Kepala Biro AAKK, Kepala Biro AUPK, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), seluruh jajaran Ketua LP2M PTKIN/S, serta ratusan mahasiswa peserta KKN Nusantara 2026.

Dalam sambutan pembuka, Sekretaris LP2M UIN SMH Banten, Dr. Rijal Firdaos, yang hadir mewakili Ketua LP2M, menyatakan bahwa pembekalan ini dirancang untuk memberikan informasi serta konfirmasi komprehensif kepada seluruh calon peserta KKN, baik program nusantara, tematik, maupun konvensional. Rijal optimistis pengabdian ini akan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat di lokasi tujuan.

“Semoga program-program yang telah disusun oleh para peserta KKN, baik yang bersifat individu maupun kelompok, dapat terlaksana secara baik dan maksimal,” ujar Rijal.

Ia juga menekankan pentingnya materi pembekalan dari para narasumber lintas PTKIN sebagai bekal teoritis substantif bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan pada pertengahan bulan depan.

“Oleh karena itu, pembekalan ini harus diikuti secara maksimal oleh para peserta karena merupakan bagian dari fondasi pengetahuan (body of knowledge) saat berbaur dengan masyarakat setempat dalam program yang akan dibuka pada 15 Juli mendatang,” tambahnya.

Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, dalam arahannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Agama RI atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN SMH Banten sebagai tuan rumah pelaksana KKN Nusantara 2026. Ishom menegaskan bahwa pihak kampus telah mematangkan koordinasi dengan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga tokoh adat di Banten.

“Kami siap menyambut para mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan yang akan melangsungkan kegiatan KKN Nusantara di Banten,” tegas Prof Ishom.

Lebih lanjut, Ishom menjelaskan bahwa lokasi KKN Nusantara tahun ini akan dipusatkan di beberapa kecamatan yang berbatasan dengan wilayah adat Baduy Luar di Kabupaten Lebak. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menanggalkan stereotip kaku mengenai masyarakat adat dan mengedepankan pendekatan humanis berbasis penghormatan budaya lokal.

“Fokus utama pengabdian dengan tema ekoteologis dan kurikulum cinta ini adalah kemampuan menghargai adat istiadat serta budaya setempat. Jika nanti menemukan benda-benda yang disakralkan oleh masyarakat, jangan sesuka hati menyentuh atau membukanya. Harap dihormati karena itu bagian dari pelestarian penduduk setempat,” jelas Ishom.

Selain kaya akan nilai arkeologis dan tradisi Sunda yang lestari, Rektor juga menginformasikan kemudahan akses transportasi gratis menuju kawasan Baduy yang disediakan oleh pemerintah provinsi. Melalui program ini, UIN SMH Banten bahkan merencanakan kehadiran Menteri Agama dan Menteri Desa dalam seremonial pelepasan mahasiswa, guna menyelaraskan program mahasiswa dengan konsep Pembangunan Desa Tematik dari Kemendes.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Litapdimas Ditjen Pendis Kemenag RI, Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc., mengingatkan para mahasiswa bahwa KKN merupakan bagian integral dari pemenuhan kewajiban akademik program sarjana (S1). Namun, bentuk perkuliahannya diganti menjadi aktualisasi diri di luar ruang kelas bersama masyarakat.

“Teman-teman dituntut untuk mengimplementasikan visi akademik selama di bangku kuliah ke dalam tataran kehidupan sehari-hari, sekaligus belajar menjadi pribadi yang mandiri dan utuh di tengah masyarakat,” kata Nur Kafid.

Nur Kafid menggarisbawahi dua pilar utama yang wajib dipegang teguh oleh peserta, yakni komitmen dan integritas. Komitmen tersebut mencakup aspek personal sebagai insan akademis di bawah Kemenag, komitmen kolektif untuk bekerja sama dengan mahasiswa dari latar belakang kultur yang berbeda, serta komitmen institusional untuk menciptakan perguruan tinggi yang berdampak nyata melalui inovasi dan kreativitas.

Terkait integritas, Nur Kafid berpesan agar seluruh peserta, termasuk DPL, senantiasa menjaga nama baik almamater dan institusi Kementerian Agama. Ia melihat perbedaan tradisi di lokasi KKN Nusantara bukan sebagai pemisah, melainkan ruang kolaborasi untuk memperkuat integritas kebangsaan.

Menutup arahannya, Nur Kafid menitipkan pesan penting mengenai kesiapan mental mahasiswa selama menjalani masa pengabdian dua hari pembekalan hingga pelaksanaan di lapangan nanti.

“Kunci terpenting sebelum melaksanakan KKN Nusantara adalah jangan lupa bahagia. Menjadi bahagia adalah kunci untuk membahagiakan orang lain dan mensukseskan seluruh agenda program kerja. Jalani KKN ini dengan spirit kebahagiaan agar tujuan bersama dapat tercapai dengan baik,” pungkasnya.


Jl. Jendral Sudirman No. 30
Ciceri, Kota Serang, Provinsi Banten,
Indonesia 42118

Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
Curug, Kota Serang, Provinsi Banten
Indonesia 4217

Jl. Jend. Sudirman No.227,
Sumurpecung, Kec. Serang, Kota
Serang, Provinsi Banten Indonesia
42118

 Hak Cipta 2025 – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Email : surat@uinbanten.ac.id No. Tlp : (0254) 200 323