HumasUIN – Fakultas Sains UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi melakukan audiensi dengan PT Kino Indonesia Tbk guna membahas rencana kolaborasi strategis yang menitikberatkan pada pengembangan potensi mahasiswa dan keberlanjutan lingkungan. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri oleh Human Capital Director PT Kino Indonesia Tbk, Deztvyliyanty, serta Risa Ivanka dari tim Learning & Development. Pada Selasa, (10/02/2026).
Kehadiran delegasi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dipimpin oleh Kepala Biro AAKK, Dr. Hj. Siti Aminah, M.Pd.I., didampingi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Hidayatullah, M.Pd. Turut serta dalam rombongan ini Tim Kerja Sama UIN SMH Banten beserta jajaran dosen terkait untuk merumuskan teknis kolaborasi yang akan dijalankan.

Fokus utama dalam pembahasan ini mencakup sejumlah program prioritas, salah satunya adalah penguatan kompetensi profesional melalui program magang mahasiswa. Inisiatif ini dirancang agar mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri serta mengasah keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Selain pengembangan sumber daya manusia, kedua belah pihak sepakat untuk menginisiasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang inovatif. Rencana ini melibatkan pengelolaan bank sampah dan penyediaan wadah khusus botol plastik bekas sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kerja sama ini juga diproyeksikan membuka akses lebih luas bagi para lulusan UIN SMH Banten untuk meniti karier di PT Kino Indonesia Tbk. Dengan adanya keselarasan antara kurikulum akademik dan praktik industri, diharapkan tercipta peluang rekrutmen yang lebih efektif bagi para alumni. Sinergi ini menjadi komitmen nyata institusi pendidikan dan sektor swasta dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif, berdaya saing global, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Audiensi ini menjadi tonggak awal dalam membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan. Melalui integrasi antara dunia akademik dan industri, diharapkan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia serta pelestarian lingkungan dapat terwujud secara berkelanjutan di masa depan.