HumasUIN – Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., secara resmi melepas 82 mahasiswa yang tergabung dalam delegasi kampus untuk berlaga pada Pekan Olahraga Seni dan Ilmiah Se-Jawa dan Madura (Porsi Jawara) II di UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Acara pelepasan berlangsung di Aula PPG UIN SMH Banten pada Senin, (7/9/2026).
Kegiatan pelepasan tersebut dihadiri secara langsung oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Dra. Hj. Aminah, M.Si., Sekretaris Tim Pembina Kegiatan Mahasiswa (TPKM), Jamaluddin, M.E., serta jajaran pelatih dan pembina kontingen Porsi Jawara II.
Dalam laporkannya, Sekretaris TPKM UIN SMH Banten Jamaluddin, M.E., menyampaikan bahwa sebanyak 82 atlet mahasiswa akan bertanding dalam 24 cabang perlombaan. Keikutsertaan ini membawa modal optimisme besar, menyusul raihan prestasi kontingen UIN SMH Banten yang baru saja menduduki peringkat keempat pada Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Banten 2026 pekan lalu.
Jamaluddin menjelaskan bahwa deretan atlet yang diberangkatkan mencakup peraih medali emas dan perak dari berbagai cabang, seperti futsal, bulu tangkis, karate, pencak silat, hingga panjat dinding. Bahkan, sejumlah mahasiswa semester pertama yang baru memulai hari pertama perkuliahan turut langsung berkontribusi membawa nama baik almamater.
“Izin melaporkan bahwa pekan lalu kita baru saja mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Banten 2026 yang ke-8 dan berhasil mencapai posisi keempat dari seluruh perguruan tinggi di Provinsi Banten. Hasil kemarin kita jadikan starting point agar di Porsi Jawara II ini kita bisa meraih juara umum. Berdasarkan histori Porsi Jawara I kita masuk posisi tiga besar, maka di ajang Porsi Jawara II ini kita optimis, melalui hasil evaluasi dan penggemblengan, kita bisa meraih hasil terbaik,” ujar Jamaluddin.
Ia menambahkan, guna memastikan kondisi fisik para atlet tetap prima setelah menempuh perjalanan darat selama 6 hingga 7 jam, jadwal keberangkatan disesuaikan menjadi hari Selasa agar kontingen memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum pertandingan dimulai.
Sementara itu, Rektor UIN SMH Banten Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., mengapresiasi semangat para atlet dan menegaskan komitmen pimpinan universitas dalam mendukung penuh perjuangan kontingen. Rektor meminta seluruh mahasiswa memfokuskan pikiran pada jalannya pertandingan dan mengesampingkan kekhawatiran nonteknis, termasuk isu kebencanaan vulkanik yang sempat beredar.
“Saya berharap kalian semua membawa nama harum kampus tercinta. Kalau pada Porsi Jawara I UIN Banten menduduki peringkat tiga besar, maka pada momen Porsi Jawara II tahun 2026 ini saya menginginkan saudara semuanya membawa piala sebanyak-banyaknya dan menjadi juara pertama. Fokus pada pertandingan dan miliki semangat juang untuk meraih gelar juara,” tegas Rektor.
Prof. Muhammad Ishom menegaskan tekadnya untuk terus mendongkrak prestasi olahraga, seni, dan ilmiah kampus. Sebagai bentuk apresiasi nyata, pihak rektorat telah berkoordinasi dengan Wakil Rektor III guna menyiapkan skema penghargaan (reward) bagi mahasiswa yang berhasil menyumbang medali, salah satunya melalui kebijakan penurunan grade Uang Kuliah Tunggal (UKT).
“Bagi yang berjuara, mohon diperhatikan aspek prestasinya karena ada reward yang perlu disiapkan. Nanti kalau tidak dalam bentuk tunai, paling tidak UKT-nya diturunkan minimal satu grade. Meskipun UIN SMH Banten adalah universitas akademik keagamaan, kami memiliki komitmen kuat untuk memajukan prestasi olahraga, seni, dan ilmiah,” tambahnya.
Tidak hanya insentif kelembagaan, Rektor secara khusus menjanjikan bonus uang tunai dari dana pribadi bagi kontingen jika berhasil keluar sebagai juara umum. Langkah ini diharapkan mampu melecut motivasi seluruh atlet agar tampil maksimal dan membawa pulang gelar juara umum ke Banten.
“Kalau Anda juara umum, saya siapkan khusus dari kantong pribadi saya sendiri, tidak menggunakan anggaran universitas. Ini wujud apresiasi kami. Ingat, Anda datang ke Pekalongan untuk menjadi juara, bukan menjadi pecundang,” pungkasnya mendongkrak semangat para delegasi.