Fakultas Dakwah Evaluasi Strategi, Susun Renstra menuju Kelas Internasional

FadaNews – Fakultas Dakwah (Fada) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Workshop Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) di Episode Hotel, Tangerang, yang berlangsung selama tiga hari mulai 10 hingga 12 Agustus 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Penyusunan Renstra Fakultas Dakwah yang Selaras dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) UIN SMH Banten”.

Workshop ini diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Kepala Bagian Umum, Ketua dan Sekretaris Program Studi (Prodi), hingga staf Prodi. Agenda ini dirancang untuk merumuskan arah kebijakan fakultas ke depan agar selaras dengan target besar universitas.

Wakil Dekan 1 Fada, Dr. Helmy Fauzi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Renstra merupakan pedoman vital bagi fakultas agar tidak kehilangan arah dalam menjalankan roda organisasi dan akademik.
“Renstra ini akan menjadi panduan kita semua dalam menjalankan Fakultas Dakwah supaya tidak tersesat dan kita bisa mencapai apa yang telah dicita-citakan bersama. Arah kebijakan ini juga akan diselaraskan dengan pemaparan Renstra Universitas yang akan diturunkan pada level fakultas,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Sementara itu, Dekan Fada, Prof. Dr. Endad Musaddad, menyoroti pentingnya perencanaan yang matang di tengah perjalanan berat yang saat ini dihadapi oleh UIN SMH Banten. Ia secara terbuka mengakui adanya penurunan jumlah mahasiswa baru pada tahun ini, sehingga menuntut fakultas untuk melakukan lompatan besar di berbagai sektor.

Dekan menegaskan bahwa Fada tidak bisa lagi sekadar berjalan di tempat jika ingin mewujudkan visi sebagai Fakultas Dakwah yang unggul di tingkat internasional.
“Visi kita adalah unggul di tingkat internasional, kita tidak bisa mundur lagi. Ini harus kita kejar mulai dari kuantitas mahasiswa, peningkatan penelitian hingga level internasional, serta kolaborasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya bermitra secara lokal di Banten, tetapi juga berskala global,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dekan menyoroti tantangan serius terkait pemenuhan sumber daya manusia, khususnya rasio Guru Besar dan tenaga edukatif bergelar Doktor. Ia menargetkan setidaknya harus ada penambahan Guru Besar baru pada tahun ini atau maksimal pada 2027.
“Tahun ini kita kehilangan salah satu Guru Besar yang pindah ke Universitas Indonesia (UI). Seluruh mahasiswa bimbingannya telah kita alihkan. Kehilangan ini menjadi pukulan bagi kita, namun ini juga menjadi momentum untuk mendorong dosen-dosen lain agar segera menyelesaikan studi Doktoral dan meraih jabatan fungsional Guru Besar,” pungkasnya.


Jl. Jendral Sudirman No. 30
Ciceri, Kota Serang, Provinsi Banten,
Indonesia 42118

Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
Curug, Kota Serang, Provinsi Banten
Indonesia 4217

Jl. Jend. Sudirman No.227,
Sumurpecung, Kec. Serang, Kota
Serang, Provinsi Banten Indonesia
42118

 Hak Cipta 2025 – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Email : surat@uinbanten.ac.id No. Tlp : (0254) 200 323