HumasUIN — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Ujian Proposal Program Doktor untuk Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) tahun 2026 di Aula Pascasarjana Kampus 1 UIN SMH Banten, Sabtu (27/06/2026).
Agenda akademik penting tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN SMH Banten Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A. yang bertindak sebagai dewan penguji untuk membedah proposal disertasi yang diajukan oleh salah satu mahasiswa program doktor, Dinata Firmansyah.
Dalam jalannya persidangan, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom memberikan berbagai catatan kritis dan konstruktif kepada rancangan penelitian milik Dinata demi meningkatkan bobot kualitas disertasi. Dirinya menekankan pentingnya ketajaman metodologi dan kesesuaian pendekatan penelitian approach yang digunakan.
“Khusus untuk metode penelitian, karena ini disertasi, gunakan approach yang sesuai. Jika riset ini bertujuan mendeskripsikan model dan melakukan kritik, maka pendekatan seperti Pendidikan Kritis dapat dipilih agar analisisnya tidak hanya menyentuh permukaan,” ujar Rektor saat menguji salah satu draf proposal.
Selain aspek metodologi, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom juga membedah substansi proposal yang mengkaji model manajemen implementasi integrasi ilmu dalam pengembangan kurikulum di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
“Pada fokus studi yang pertama terkait dengan model manajemen implementasi, Anda sudah bisa merumuskan hipotesa. Penyelidikan sosial itu kan dasarnya adalah hipotesa, sehingga dalam hal ini patut dimasukkan. Saya ingin gambaran saudara untuk membuat proposisi atau hipotesa kaitan dengan kurikulum pembangunan PTKI ini sejauh mana?,” tanya Rektor menguji kesiapan berpikir kritis mahasiswa tersebut.
Selain itu, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom juga mendorong mahasiswa untuk berani merumuskan hipotesis atau proposisi sosial yang kuat terkait dinamika pengembangan kurikulum, terlebih di tengah perubahan regulasi kurikulum nasional saat ini.