Rombak Visi Misi Hingga 2045, Fakultas Dakwah UIN Banten Siapkan Strategi Hadapi Tantangan PMB

FadaNews – Dekan Fakultas Dakwah (Fada) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Endad Musaddad, secara resmi menutup kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Fakultas Dakwah. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa dokumen Renstra yang baru akan membawa perubahan signifikan pada visi, misi, dan arah kebijakan fakultas hingga tahun 2045.

Prof. Endad menjelaskan, penyusunan Renstra dan RIP ini merupakan respons terhadap berbagai pembaruan di tingkat universitas yang telah dipaparkan oleh jajaran Wakil Rektor. Perubahan ini, menurutnya, akan berdampak langsung pada penyesuaian anggaran, infrastruktur, hingga Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang berlaku efektif mulai semester ini.

“Visi dan misi kita berubah. Atribut dan pamflet yang lama harus mansuh (dihapus) dan diganti. Perubahan ini tentu berdampak pada anggaran dan RPS. Ini tidak mungkin langsung berdampak global atau internasional secara sekaligus, tetapi akan kita jalankan bertahap, step by step setiap periode lima tahunan hingga 2045,” ujarnya di hadapan para dosen dan staf, Selasa (11/8).

Lebih lanjut, Prof. Endad menyoroti tantangan penurunan angka peminat pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ini. Ia mengakui bahwa fenomena ini tidak hanya dialami oleh UIN SMH Banten, melainkan juga menjadi tren penurunan yang dirasakan oleh berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya.

Untuk menyiasati hal tersebut, Dekan Fada mendorong jajarannya untuk meningkatkan branding fakultas di mata masyarakat. Salah satu kekuatan utama yang dimiliki Fada UIN Banten adalah rekam jejak para alumninya yang telah menjadi tokoh dan mubaligh berpengaruh di tingkat nasional.

“Kita memiliki banyak mahasiswa yang sudah menjadi mubaligh luar biasa dan diakui secara nasional. Ini adalah daya tawar dan promosi kuat bagi Fakultas Dakwah ke depannya. Selain itu, kita belum memaksimalkan potensi kemitraan dengan ribuan masjid dan lembaga keagamaan di Banten yang seharusnya bisa menjadi mitra strategis fakultas,” tegasnya.

Ia juga menyandingkan potensi Fada UIN Banten dengan Fakultas Dakwah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dikenal memiliki antrean peminat sangat tinggi. Saat ini, Fakultas Dakwah UIN SMH Banten tercatat sebagai fakultas dengan jumlah mahasiswa terbesar kedua di kampus tersebut setelah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

“Kalau dikemas dengan baik, Insyaallah peminat akan tetap tinggi. Kita punya branding dan produk unggulan yang luar biasa. Fasilitas seperti gedung dan musholla khusus fakultas juga terus kita perjuangkan di tengah keterbatasan yang ada,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Prof. Endad mengapresiasi kerja keras seluruh tim perumus yang telah bermalam-malam menyusun draf visi dan misi tanpa kenal waktu. Ia mengingatkan bahwa workshop ini baru merupakan langkah awal. Penyesuaian program dan realisasi fisik dari Renstra tersebut akan terus dievaluasi dan dikerjakan secara bertahap di lingkungan kampus.

“Fakultas Dakwah dan Tarbiyah adalah yang pertama melakukan penyesuaian Renstra ini, mendahului fakultas lain. Ini adalah amal jariyah dan bekal kita. Mari kita lanjutkan perjuangan ini demi kemajuan fakultas,” pungkasnya sebelum menutup acara dengan doa bersama.


Jl. Jendral Sudirman No. 30
Ciceri, Kota Serang, Provinsi Banten,
Indonesia 42118

Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
Curug, Kota Serang, Provinsi Banten
Indonesia 4217

Jl. Jend. Sudirman No.227,
Sumurpecung, Kec. Serang, Kota
Serang, Provinsi Banten Indonesia
42118

 Hak Cipta 2025 – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Email : surat@uinbanten.ac.id No. Tlp : (0254) 200 323