HumasUIN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali mencetak generasi cendekiawan dengan mewisuda 750 lulusan jenjang sarjana, magister, dan doktor. Puncak prosesi Wisuda Sarjana ke-43 dan Pascasarjana ke-29 ini diselenggarakan secara khidmat di Aula Convention Hall, Kampus UIN Banten, Kecamatan Curug, Kota Serang, pada Sabtu (8/8/2026).
Momen istimewa ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, beserta Bupati Serang, Ratu Zakiyah. Kehadiran Mendes PDT tidak hanya sebagai tamu kehormatan, melainkan juga untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan pihak universitas. Kesepakatan tersebut difokuskan pada perluasan kerja sama di bidang pengabdian kepada masyarakat, yang merupakan manifestasi nyata dari nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ratusan cendekiawan yang diwisuda hari ini merupakan representasi dari 40 program studi yang bernaung di bawah tujuh fakultas dan satu program pascasarjana. Dalam pidato sambutannya, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Muhammad Ishom, memberikan apresiasi mendalam kepada para lulusan, orang tua, serta jajaran pengelola fakultas yang telah mendedikasikan diri selama proses pendidikan berlangsung.
“Alhamdulillah pada hari ini ada 750 wisudawan dan wisudawati dari tujuh fakultas dan satu program pascasarjana. Kami ucapkan selamat kepada para sarjana, magister, dan doktor yang pada hari ini diwisuda,” ujar Prof. Ishom dalam pidatonya.
Rektor memaparkan bahwa capaian akademik kampus yang dipimpinnya terus mencatatkan kurva perkembangan yang sangat positif. Saat ini, separuh dari total 40 program studi yang beroperasi dari jenjang S1 hingga S3 telah berhasil meraih akreditasi unggul. Capaian strategis ini sekaligus menjadi fondasi kuat bagi institusi dalam mewujudkan lompatan besar di masa depan.

Prof. Ishom menegaskan komitmen universitas untuk terus melakukan eskalasi kualitas pendidikan menuju taraf global. “Kita sedang merancang bahwa pada tahun 2045 kampus ini akan diarahkan menuju kampus internasional,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Guna merealisasikan visi besar tersebut, Rektor secara terbuka meminta dukungan strategis dari Mendes PDT Yandri Susanto untuk pengembangan kampus ke depannya. Posisi geografis UIN Banten yang sangat dekat dengan kawasan ibu kota dinilai sebagai sebuah peluang dan modal utama untuk terus meningkatkan daya saing serta kualitas mutu perguruan tinggi.
Memasuki fase transisi menuju dunia profesional, pimpinan universitas tersebut menitipkan pesan krusial kepada para alumni. Rektor mengingatkan betapa pentingnya membangun citra profesional dan menjaga rekam jejak digital di era modern. Menurut Rektor, perusahaan atau instansi pemberi kerja saat ini menjadikan riwayat media sosial sebagai salah satu instrumen utama dalam menelusuri latar belakang dan karakter calon karyawan sebelum melakukan rekrutmen.
“Kalau Anda mencari pekerjaan, biasanya orang akan melacak riwayat digital Anda. Apakah ini memang orang yang serius atau tidak. Karena itu, akun-akun media sosial yang kurang mencerminkan profesionalitas sebaiknya mulai dibenahi,” tegas Rektor.
Menutup arahannya, Prof. Ishom mendorong seluruh wisudawan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi guna membangun personal branding yang baik. Rektor meyakini bahwa lulusan UIN Banten tidak hanya dibekali pemahaman teoritis yang mendalam di bidangnya masing-masing, tetapi juga dibentuk menjadi individu multitalenta yang siap beradaptasi dan berkontribusi di berbagai sektor pekerjaan.