08 Des
77

LP2M Adakan Workshop Penyusunan Pedoman Kukerta dan Penelitian

HumasUIN - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mengadakan Workshop Penyusunan Pedoman Kukerta dan Penelitian.

Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Rektorat Lantai 3, Gedung Rektorat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Rabu (7/12).

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari terhitung Rabu dan Kamis (7-8/12) itu membahas pembaharuan Pedoman Kukerta dan Penelitian.

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama, Dr. Hidayatullah. Ia menuturkan, pembaharuan buku panduan KKN dan Penelitian mendukung program internasionalisasi yang mengacu pada visi UIN SMH Banten yaitu menjadi Universitas Islam yang unggul dan terkemuka dalam integrasi keilmuan yang berwawasan global.

"Dalam hal ini KKN akan sejalan dengan visi UIN dengan mengimplementasikan nilai-nilai konservasi pada setiap kegiatannya, baik konservasi budaya, lingkungan, dan karakter," tuturnya saat memberikan sambutannya.

Selain itu, lanjut Hidayatullah, untuk mendukung program internasionalisasi UIN SMH Banten, mahasiswa diikutsertakan KKN antar bangsa, dan beberapa program KKN berorientasi pada pengembangan produk kualitas pasar global.

“Buku panduan tersebut lebih teknis ke program KKN, alurnya sepeti apa termasuk aturan dan tata tertib Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dijelaskan di dalamnya. Pembaharuan buku panduan KKN disinkronkan dengan kebutuhan yang ada, yang belum terkover sekarang akan lebih terkover secara detail dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) KKN," tambah Hidayatullah.

Sekretaris LP2M UIN SMH Banten Ade Fakih menyampaikan, pembaharuan buku pedoman KKN dan penelitian perlu dilakukan guna penyempurnaan edisi sebelumnya. Terutama pada panduan program KKN selain reguler dengan berbagai temanya yang masih perlu direvisi.

"Kedepannya mahasiswa agar lebih paham dengan berbagai program KKN sebagai kegiatan intrakulikuler yang harus dilakukan sesuai dengan standar akademik UIN SMH Banten," katanya

Ade Fakih berharap, setelah adanya pedoman, KKN bisa dikelola dengan baik.
"Harapannya KKN bisa dikelola dengan baik kemudian Mahasiswa dengan sistem KKN yang ada itu bisa mengikuti dinamika masyarakat," tutupnya