14 Jun
118

UIN SMH Banten Taken MoU Dengan Badan Bahasa Kemendikbud RI

HumasUIN - UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menjalin kerjasama dengan Kantor Bahasa Provinsi Banten. Penandatanganan Nota Kesepakatan antara UIN SMH Banten dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, langsung dilakukan oleh Rektor UIN SMH Banten Wawan Wahyuuddin dengan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa E. Aminudin Aziz.

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Bahasa Provinsi Banten tersebut, Rektor UIN SMH Banten Wawan Wahyuuddin mengatakan, kerjasama tersebut penting untuk dilakukan sebab bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasi, tapi juga sebagai perekat persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Memang ini penting untuk kita lakukan, utamanya mendorong kehadiran balai bahasa di Banten, mudah-mudahan MoU yang kita jalin melahirkan MoA untuk melangkah lebih maju dalam mengisi dan mengembangkan sekaligus mensukseskan program kerja yang digagas oleh Badan Bahasa, tentu dengan program UIN SMH Banten juga," Kata Wawan Wahyuuddin, Senin (13/6).

Selain itu, Wawan menuturkan fenomena yang terjadi saat ini terkait bahasa, dimana banyak orang yang lebih bangga menggunakan bahasa asing dari pada bahasa Indonesia.

"Bahasa asing memang perlu untuk kita kuasai, namun jangan itu yang diutamakan karena kita memiliki bahasa sendiri, sebagai sebuah identitas kebangsaan kita," tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa E. Aminudin Aziz menyampaikan, maksud dari nota kesepakatan antara UIN SMH Banten dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, adalah sebagai landasan kerjasama dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam rangka pengembangan, pembinaan dan pelindungan bahasa dan sastra.

"Tujuan dari nota kesepakatannya adalah terlaksananya program atau kegiatan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra di Provinsi Banten," katanya.

Dirinya juga menjelaskan, ruang lingkup dari nota kesepakatan ini meliputi; Penyelenggaraan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), Peningkatan mutu Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara dalam bidang Kebahasaan; Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik; Pelayanan Bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah.

"Dengan adanya nota kesepakatan ini, semoga kerjasama yang terjalin dapat mewujudkan harapan dalam rangka pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra di Provinsi Banten," ungkapnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, tim teknis uji kompetensi bahasa Indonesia dan tim sekretariat Kantor Bahasa, sedangkan dari pihak UIN SMH Banten yakni Wakil Rektor I, Direktur Pascasarjana, Dekan FTK, Dekan FUDA, Ketua LP2M, Kabag KKH, Kassubag Kerjasama dan Kepala Pusat Bahasa UIN SMH Banten.