HumasUIN – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan Diskusi Forum Kajian bertema “Jejak Peradaban India di Banten” pada Rabu (10/6/2026) di Ruang Rapat LP2M, Gedung Rektorat UIN SMH Banten Lantai 2. Kegiatan ini menghadirkan akademisi dari Jawaharlal Nehru University (JNU) India, Prof. Gautam Kumar Jha, dan dimoderatori oleh H.Sareat Arifia, MA.
Forum yang dihadiri sekitar 30 peserta tersebut menjadi ruang dialog akademik untuk menelaah hubungan historis India dan Banten sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan dan penelitian.
Dalam sambutannya, Ketua LP2M UIN SMH Banten, Prof. Mufti Ali, Ph.D., menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan India memiliki akar sejarah yang panjang dan meninggalkan jejak penting dalam perkembangan peradaban di Nusantara, termasuk di Banten. Oleh karena itu, kajian akademik mengenai hubungan kedua kawasan perlu terus dikembangkan melalui penelitian yang lebih mendalam dan kolaboratif.
“Forum ini bukan hanya untuk memahami sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun jejaring akademik yang lebih luas. Kami berharap pertemuan ini dapat membuka peluang kolaborasi riset antara para akademisi UIN SMH Banten dengan mitra perguruan tinggi di India,” ujar Prof. Mufti Ali.

Dalam pemaparannya, Prof. Gautam Kumar Jha menjelaskan bahwa interaksi antara India dan Nusantara telah berlangsung selama berabad-abad melalui jaringan perdagangan maritim, pertukaran budaya, dan mobilitas intelektual. Menurutnya, berbagai unsur kebudayaan yang berkembang di Asia Tenggara tidak dapat dilepaskan dari proses interaksi lintas kawasan yang berlangsung secara dinamis.
Ia juga menekankan bahwa pengaruh India di Nusantara tidak berlangsung secara satu arah. Masyarakat lokal berperan aktif dalam mengadaptasi dan mengembangkan berbagai unsur budaya yang datang dari luar sehingga melahirkan tradisi dan identitas yang khas sesuai dengan konteks lokal masing-masing daerah.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai sejarah hubungan India dan Banten, peluang kerja sama akademik internasional, serta pengembangan kajian peradaban dalam konteks pendidikan tinggi.
Selain memperkuat wawasan sejarah dan peradaban, forum kajian ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai peluang kerja sama yang dapat dimanfaatkan sivitas akademika UIN SMH Banten. Salah satu peluang yang mendapat perhatian adalah program Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) yang diselenggarakan Pemerintah India melalui berbagai pelatihan dan kursus singkat yang didanai penuh.
Melalui kegiatan ini, LP2M UIN SMH Banten mendorong semakin banyak dosen dan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan program-program internasional seperti ITEC sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik dan profesional.

Ke depan, LP2M berharap forum ini dapat menghasilkan tindak lanjut berupa kolaborasi penelitian antara akademisi Indonesia dan India serta meningkatnya partisipasi sivitas akademika UIN SMH Banten dalam berbagai program pengembangan kapasitas yang ditawarkan oleh Pemerintah India. Dengan demikian, kerja sama internasional tidak hanya berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi juga menghasilkan kemitraan akademik yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi pengembangan institusi.