Kolom Rektor

PAHLAWAN

Tanggal 10 November bagi bangsa Indonesia merupakan  tanggal yang sangat bersejarah dalam perjalanan kehidupan  berbangsa dan bernegara dan dikenal dengan arek-arek Suroboyo.

Selengkapnya ...

HIJRAH

Penetapan kalender Islam tidak berbasis pada kelahiran tokoh sekelas nabi sekalipun apalagi dengan bunyi lonceng saat pergantiannya. Ia terlahir dari semangat juang berbasis perbaikan dan kebaikan yang disandarkan pada upaya perubahan/revolusi fisik maupun mental. Kini kalender hijriyah 1443 mengingatkan kita untuk tetap semangat bermental baja, beriman, dan imun menggelorakan semangat hijrah qolbiyah menuju hari esok yang lebih cerah walau kita masih dihadapkan dengan wabah covid. Momentum hijrah ini pun telah digelorak

Selengkapnya ...

SELAMAT DATANG 1443 H

Sepuluh hari ke depan kita akan meninggalkan tahun 1442 Hijriyah dan berganti ke tahun 1443 H. Sebagai insan beriman kita sangat berkepentingan dengan penanggalan hijriyah ini karena terkait, tidak saja muamalah tapi lebih dari itu terkait ibadah. Tidak sah Idul Fitri kalau bukan pada tanggal 1 Syawwal, tidak sah Idul Adha kalau bukan pada tanggal 10 Dzulhijjah dan tidak sah wukuf di Padang Arafah kalau tidak tanggal 9 Dzulhijjah. Ada dua kelompok manusia yang akan berhadapan dengan kedatangan tahun baru 1443 H. Y

Selengkapnya ...

GENERASI DI TENGAH KULTUSISME BARU

       Suatu ketika Rasulullah menangis. Lalu para sahabat bertanya, "apa yang membuatmu menangis wahai Rasulullah?” “aku rindu pada kekasihku". Ujar Rasulullah, seraya menatap wajah para sahabat. "Bukankah kami ini juga kekasihmu ya Rasulullah?”, tanya para sahabat penasaran. "Kalian adalah sahabatku", tegas Rasulullah. "Adapun kekasihku adalah kaum yang akan datang setelahku dan beriman padaku walau mereka blum berjumpa denganku" lanjutnya.        Hadits i

Selengkapnya ...

KAFIR ALAMI : STEREOTIPE DI BADAI CORONA

       Badai virus corona (Covid 19) yang turut melanda di Indonesia hampir satu bulan lebih belum menunjukkan adanya tingkat penurunan. Dari seluruh 34 propinsi yang sudah dikunjungi virus corona, DKI merupakan wilayah yang paling banyak dikunjungi virus. Disusul urutan kedua Jawa Barat dan terakhir Banten urutan ketiga.        Kapan virus corona itu pergi meninggalkan Indonesia belum dapat diprediksi. Korban virus terus bertambah. Berbagai upaya sekalipun agak terlambat mul

Selengkapnya ...