29 Jan
533

Tahun Ini, UIN Banten Miliki 2 Prodi Baru

 

Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersiap membuka pendaftaran untuk dua program studi (prodi) baru tahun ajaran 2019/2020, yakni fisika dan biologi. Kepastian tersebut setelah dikeluarkannya izin operasional yang telah ditandatangani oleh Kementerian Riset teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) tertanggal 31 Desember 2018.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Banten Ilzamudin Ma’mur menjelaskan, kebutuhan untuk dua prodi baru kampus Islam negeri tertua di Banten tersebu t, sudah sudah seluruhnya dipersiapkan. Pihaknya juga memastikan, kedua prodi tersebut sudah bisa diakses oleh calon mahasiswa pada tahun ajaran nanti.

“Tadinya kan kami mengajukan tiga prodi baru untuk kampus UIN, matematika, fisika sama biologi. Tapi, yang disetujui baru dua. Fisika dan biologi. Di tahun ajaran baru ini, kedua prodi tersebut sudah bisa dibuka,” katanya saat dibuhungi Kabar Banten melalui sambungan telepon seluler, Ahad (20/1/2019).

Ia memastikan, pihaknya telah menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM), seperti tenaga pengajar untuk dua prodi tersebut. Namun, karena bersifat baru, kedua prodi tersebut, sementara akan dikelompokkan ke dalam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

“Dua prodi ini diproyeksikan untuk Fakultas Sains dan Teknologi. Tapi, sebelum izin operasionalnya divisitkan setelah 2 tahun, sementara kami titipkan dulu di Fakultas Tarbiyah. Karena, memang prosesnya juga cukup panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk teknis pembukaan pendaftaraan, pihak Rektorat UIN Banten sedang berkoordinasi dengan Kemenristekdikti, agar kedua prodi tersebut, bisa diikutsertakan dalam Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019. Namun, jika tidak memungkinkan, maka rektorat akan mengagendakan proses pendaftarannya melalui jalur tes mandiri.

“Selasa sampai Kamis kami akan konsultasikan ke Kemenristekdikti terkait teknis pembukaan pendaftarannya. Tapi, kalau perkirannya tidak bisa ikut terlibat di situ (SNMPTN), kemungkinan akan kami masukan ke tes mandiri. Tapi, kami pastikan, tahun ini sudah bisa dibuka, karena SDM-nya juga sudah disiapkan,” ucapnya.

Selain kedua prodi tersebut, pihak Rektorat UIN Banten, tutur dia, terus berkonsultasi dengan Kemenristekdikti, agar bisa menambah prodi baru di Fakultas Sains dan Teknologi, yaitu prodi matematika. Itu dilakukan, mengingat dunia industri di Banten makin berkembang dan membutuhkan tenaga-tenaga profesional.

“Sekarang kami sedang persiapan untuk lanjutan Saintek (menyenut Fakultas Sains dan Teknologi). Yang sedang kami konsultasikan lagi itu prodi matematika, kimia sama informatika. Mudah-mudahan, 2020 nanti banyak program keilmuan di UIN Banten yang bukan hanya keagamaan yang bisa dipilih oleh masyarakat,” katanya.

Diketahui, UIN Banten telah mendapatkan izin dari Kemenristekdikti melalui surat bernomor 5639/A4.1/HK 2018 tertanggal 31 Desember 2018 untuk membuka dua prodi baru pada tahun ajaran 2019/2020. Kedua prodi yang disetujui kementerian tersebut, yaitu prodi fisika dan biologi. (KB)