24 Sep
148

Mahasiswa Proaktif Perangi Hoax

HumasUIN – Mahasiswa diajak proaktif dalam memerangi hoax (informasi palsu). Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya informasi yang mengandung ujaran kebencian. Jika penyebaran hoax tetap dibiarkan, berpotensi menyebabkan perpecahan dimasyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur Bina Masyarakat (Binmas) Polda Banten AKBP Zaenudin saat mewakili Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa, yang menjadi narasumber stadium general bertajuk “Peran Polri dalam Menjaga Stabilitas Politik Nasional” dihadapan ratusan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Rabu (19/9).

Menurut Zainudin, perkembangan teknologi dari tahun ke tahun berkembang begitu pesat. Tandanya, bias dilihat dari mudahnya masyarakat menerima dan menyebarkan informasi. Hanya dalam hitungan detik saja semua bias disebar. “Dulu susah mencari informasi. Perubahan zaman begitu dahsyat. Tinggal disebar lewat handphone, semua bisa disebar,” ungkapnya.

Mantan Kabid Humas Polda Banten itu menjelaskan, perkembangan zaman itu bisa digunakan untuk kebaikan dan keburukan. Contohnya yang saat ini ramai, yaitu hoax. “Mahasiswa harus proaktif memerangi hoax. Adanya banyak informasi yang mengarah pada perpecahan,” terangnya.

Apalagi, saat ini menjelang tahun politik. Rentan dengan penyebaran hoax. Salah satu langkah antisipasinya, mahasiswa tidak mudah membagikan berita atau pesan sebelum memverifikasi isinya. “Jangan sampai berita atau pesan disampaikan langsung begitu saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, saat ini pihaknya terus melakukan penguatan pada tim cyber crime. Ini dilakukan sebagai penguatan Lembaga dalam mengantisipasi penyalahgunaan dari perkembangan teknologi.

Wakil rector III Bidang Kemahasiswaan UIN SMH Banten, Wawan Wahyudin mengatakan kepolisian memiliki peran startegis dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Termasuk juga memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan. “ Peran kepolisan penting dalam memeilhara keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Dia mengatakan, perkembangan teknologi saat ini tidak terelakan. Berbeda dengan orang dulu yang susah mendapatkan informasi. Kalaupun ada, rentang waktunya cukup lama. Kini semua bisa diakses dengan mudah. (RBO)