12 Apr
91

Dema FADA Undang Wakil Ketua DPR RI pada Kuliah Umum

HumasUIN - Fahri Hamzah yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI hari ini hadir di kampus UIN SMH Banten dalam rangka mengisi acara Kuliah Umum. Acara yang dihadiri lebih dari 200 mahasiswa ini diadakan oleh Dema Fakultas Dakwah dan Adab UIN SMH Banten dengan mengangkat tema "Peran Umat Islam di 20 tahun Reformasi".

Acara ini merupakan bentuk kontribusi Dema Fada dalam menambah wawasan mahasiswa UIN khususnya mahasiswa Dakwah untuk mengerti bagaimana kondisi Indonesia saat ini dan bagaimana peran umat Islam dalam 20 tahun berjalan setelah reformasi. Hal ini diungkapkan Dekan Fakultas Dakwah, Suadi Saad.

Dia mengatakan, ini merupakan program pertama Dema Fakultas Dakwah setelah beberapa waktu lalu di bentuk dan terpilih sebagai perwakilan seluruh mahasiswa dakwah. "Kedepan, Fakultas Dakwah akan mencoba untuk membuat program-program unggulan yang pro kepada mahasiswa agar kemampuan mereka tidak hanya seputar kampus, tapi juga mendapat pencerahan dari tokoh-tokoh nasional," ungkapnya

Dalam kuliah umum, Fahri Hamzah mengajak seluruh mahasiswa untuk bisa bergerak maju membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan. Setelah mengisi materi di kampus UIN, Fahri melanjutkan pertemuan dengan Guberbur dan Wakil Gubernur Banten terkait pembahasan dana desa.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Pemprov Banten untuk memaksimalkan dana desa sebagai modal untuk menggerakkan kekuatan ekonomi di Banten. Permintaan tersebut disampaikan langsung Fahri kepada Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy saat melakukan kunjungan kerja ke pendopo gubernur Banten, Kamis (29/3). “Dana desa dan kekayaan budaya harus menjadi penggerak ekonomi,” ujarnya.

Fahri mengungkapkan sejumlah temuan penyelewengan dana desa di sejumlah daerah. Menurutnya, banyak pemerintah daerah yang mengeluhkan kebijakan pemerintah pusat yang banyak melakukan pemotongan anggaran subsidi tersebut. “Fokus kepada infrastruktur tidak salah, tapi yang dilakukan pusat sekarang jelas-jelas menyulitkan pemda dan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Padahal, lanjut Fahri, penggunaan dana desa yang maksimal dapat menjadi salah satu solusi signifikan dalam upaya menggerakkan perekonomian daerah. Khusus untuk Banten, Fahri menilai, banyak kekayaan sejarah dan budaya yang bisa dibilang sebagai yang tertua di nusantara. Itu terlihat dengan adanya Kesultanan Banten. “Ini juga potensi yang sangat besar jika pemda di Banten bisa menggerakkannya,” imbuhnya.