13 Sep
80

Kembangkan Model Perkuliahan yang Responsif Gender

HumasUIN - Dalam rangka mensosialisasikan mengenai penyetaraan gender kepada masyarakat melalui lulusan kampus UIN, hari ini 36 peserta yang terdiri dari wakil dekan hingga ketua prodi mengikuti workshop pemetaan mata kuliah potensial responsif gender di hotel ledian, Kamis (7/9).

Masykur selaku ketua PSGA UIN SMH Banten yang juga salah satu pemateri dalam workshop ini mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal kepada para lulusan UIN SMH Banten agar dapag membawa nilai-nilai kesetaraan gender yang benar kepada masyarakat melalui berbagai bidang profesi yang dijalani.

"Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan model perkuliahan yang responsif gender mulai dari perencanaan, pemilihan materi, metode, pemilihan media serta evaluasi hasil belajar yang responsif gender dilingkungan UIN SMH Banten," ungkapnya.

Dia berharap hasil dari kegiatan ini mampu menghasilkan mata kuliah yang potensial yang mengintegrasikan perapektif gender, meningkatkan kemampuan dosen mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian perkuliahan yang adil gender serta mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa dan lulusan tentang relasi gender dalam Islam. "Kita juga berharap dengan adanya workshop ini kedepan mampu menghasilkan perilaku dan budaya civitas akademika yang responsif gender," ungkapnya.

Workshop yang dilaksanakan selama tiga hari ini adalah hasil kerjasama UIN SMH Banten dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan menghadiri delapan pemateri dari dua tim yaitu Tim KPPPA dan pakar gender dan akademisi daerah. (Ferry)