06 Sep
232

Dosen UIN Harus Punya Jurnal Online

HumasUIN - Dalam rangka peningkatan akuntabilitas pelaksanaan penelitian pada PTKI untuk tahun anggaran 2018 dan sebagai penjelasan pelaksanaan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam No.2951 tahun 2017 tentang Pengelolaan BOPTN Penelitian pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, LP2M UIN SMH Banten mengadakan sosialisasi mekanisme Pelaksanaan Pendaftaran Online BOPTN Penelitian, Selasa (5/9).

Wakil rektor I, Ilzamudin dalam sambutannya mengatakan dengan meningkatnya kualitas kampus yang sudah menjadi UIN, standar untuk tenaga kependidikan dan pendidikan terutama dosen harus juga mulai ditingkatkan. Dosen dituntut untuk mengikuti standar penelitian yang sudah diatur salah satunya dengan menggunakan sistem jurnal online. "Saat ini semua jurnal internasional sudah berbasis online, oleh karena itu kita mulai mengikuti prosedur yang berlaku yaitu dengan mendaftar online BOPTN Penelitian," ungkapnya.

Dia menambahkan, sesuai dengan visi misi UIN salah satunya unggul dan terkemuka, tenaga pendidikan di kampus ini harus bisa meningkatkan kualitas pendidikannya dengan membuat jurnal yang bisa berguna bagi pribadi, kampus dan masyarakat sehingga kedepan bisa membantu mencapai visi misi UIN.

Ada empat kategori penelitian yang diberi bantuan oleh BOPTN Penelitian yaitu penelitian, Jurnal Ilmiah, Pengabdian dan Publikasi, hal ini disampaikan Mufti Ali selaku ketua LP2M. Dia menjelaskan setiap kategori penelitian memiliki jumlah peserta dan anggarannya masing-masing dan batas akhir penyerahan proposal penelitian ini adalah 10 oktober 2017.

Mekanismenya penyampaian proposal didaftarkan secara online dan hanya printout-nya yang diserahkan kepada LP2M karena LP2M memiliki tugas juga untuk memvalidasi proposal.