04 Agu
495

Fakultas Dakwah Terapkan MBKM

HumasUIN – Dalam rangka mempersiapkan sistem pembelajaran Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM), Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengadakan Workshop peninjauan kurikulum Fakultas Dakwah berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021. Kegiatan yang diadakan secara daring dan luring ini dilaksanakan selama dua hari dan dibuka oleh rektor serta dihadiri pejabat dan staf di fakultas dakwah, Rabu (4/8).

Wakil rektor I UIN Banten, Ilzamudin mengatakan beberapa waktu lalu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah meluncurkan kurikulum baru yang dalam hal ini berlaku untuk semua Perguruan Tinggi yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dia mengatakan Kebijakan MBKM mencakup empat kebijakan pokok terkait dengan penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan perguruan tinggi yang ini juga berlaku di UIN Banten yaitu kemudahan untuk membuka program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan perguruan tinggi negeri menjadi PTN berbadan hukum dan untuk mahasiswa ada hak belajar tiga semester di luar program studi.

Salah satu dari kebijakan MBKM diwujudkan melalui program hak belajar tiga semester bagi mahasiswa di luar program studi, sehingga kampus dapat mewujudkan pola pembelajaran yang fleksibel dan otonom yang dapat diikuti semua mahasiswa. Pembelajaran akan dilakukan secara kreatif dan inovatif. Program hak belajar tiga semester merupakan pembelajaran di luar program studi yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengambil sejumlah SKS dengan kegiatan pembelajaran yang beragam.

"Dengan dilakukannya MBKM ini, kita berharap kedepan fakultas dakwah menjadi contoh fakultas lain bagaimana design kurikulum yang bisa digunakan pada semester ini untuk meningkatkan kualitas mahasiswa," ungkapnya.

Rektor UIN Banten, Wawan Wahyudin dalam sambutannya mengatakan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka menjadi salah satu fungsi strategis dalam menghadapi peluang, tantangan dan tuntutan yang dihadapi perguruan tinggi termasuk UIN Banten. Dengan program ini Kampus UIN Banten didorong dapat mengembangkan pembelajaran yang otonom, inovatif, produktif, adaptif, dan relevan dengan dinamika sosial, kemajuan IPTEKS, dunia industri dan dunia kerja.

Dia mengatakan UIN Banten harus meningkatkan beberapa program yang mampu memberikan penguatan terhadap system pembelajaran, baik dalam intelektual maupun spiritual sehingga mampu mencapai UIN yang Spiritual Intelektual dan Profesional.

Umdatul Hasanah, Wakil Dekan bidang akademik dan kelembagaan Fakultas Dakwah mengatakan Implementasi kebijakan MBKM secara efektif perlu didukung dengan tata kelola yang melibatkan para pihak dalam penyelenggaraan dan pengelolaan kampus. Setiap bagian yang terlibat dalam penyelenggaraan kampus dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka tata kelola tersebut.

Workshop MBKM ini dihadiri juga oleh user (pengguna alumni) dan juga alumni KPI untuk memberikan masukan terhadap perbaikan atau pengmbangan kurikukum fakuktas dakwah yang dibutuhkan di dunia kerja.