04 Jun
205

UIN SMH Banten Gelar Seminar Internasional  

HumasUIN - Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Seminar Internasional membahas isu Integration of Islamic Sciences Models in Higer Education (Integrasi Ilmu-ilmu Keislaman di Perguruan Tinggi). Seminar online ini diikuti oleh 8 Perguruan Tinggi di bawah PTKIN dan satu perguruan tinggi dari Malaysia dengan sarana zoom meeting.

Adapun pembicara yang mengisi seminar itu yaitu Fauzul Iman dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Mohammad Kholid Muslih dari UNIDA Gontor, Aslam Sa’ad dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Khalimi binti Mohd Khalid dari UTHM Malaysia, Masrukhin dari IAIN Kudus, dan Manpan Drajat dari STAI Dr KH EZ Muttaqien Purwakarta.

Rektor UIN SMH Banten Fauzul Iman dalam sambutannya mengatakan, perubahan status kampus dari IAIN menjadi UIN memiliki berdampak pada perubahan paradigma keilmuan yang diajarkan, yang tidak hanya berkutat pada ilmu keagamaan melainkan juga ilmu umum dan eksak.

“UIN sudah melakukan pardigma keilmuan dengan teori big bang, bahwa keilmuan bermula dari Allah SWT, lalu dari titik pusat itu kemudian memencar. Big bang ini dimulai dari masjid,” katanya.

Sementara itu para pembicara seminar sependapat bahwa ilmu bermula dari Allah SWT melalui al Quran dan Hadits. Setelah itu berkembang menjadi cabang-cabang ilmu sehingga memunculkan ilmu tafsir, ilmu hadits, ushul fiqh, bahasa, logika, dan lain sebagainya.

Pengetahuan-pengetahuan yang diciptakan ilmuan barat yang mengandalkan logika dan panca indera dinilai membuat murid atau mahasiswa berpengatahuan tetapi tidak memiliki jiwa. Karena itu perlu ada islamisasi pada ilmu-ilmu barat itu.