04 Jun
72

UIN Banten dan UIN Semarang Jalin MoU

HumasUIN - Rektor dan sebagian besar pimpinan UIN Maulana Hasanuddin Banten berkunjung ke UIN Walisongo Semarang dalam rangka Benchmarking dan penandatanganan MoU, Rabu (2/6).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang teater lantai 4 Gedung ICT UIN Walisongo ini mendapat sambutan hangat dari semua pimpinan civitas akademika UIN Walisongo yang juga hadir di acara tersebut.

Dalam kunjungannya, Rektor UIN Banten Fauzul Iman mengatakan bahwa kunjungannya ke UIN Walisongo dalam rangka bersilaturrahmi dan saling bertukar ilmu bagaimana cara pengelolaan perguruan tinggi untuk mencapai akreditasi A.

"UIN Walisongo unggul dalam Webometriks selalu dapat rangking begitu pula dengan pengelolaan Mahad, IT, SPI dan lainnya, oleh karena itu kami ingin mempelajari semuanya," ujarnya.

Dia mengatakan UIN Banten memang sudah berhubungan baik dengan UIN Walisongo, bahkan dari zaman rektor sebelum yang sekarang. Satuan Pengawasan Intern (SPI) kami sudah sering melakukan kunjungan ke UIN Semarang untuk mempelajari tata pegelolaan BLU hingga pengelolaan Audit.

Selain Benchmarking dan penandatanganan MoU, UIN Banten juga sekaligus mengantar Kepala Biro Teguh Sarwono yang dimutasi dari UIN Banten ke UIN Semarang. Dalam sambutannya, ia mengutip kitab tasawuf al Hikam. “Orang besar selalu berpindah-pindah. Oleh karena itu, jika ada pegawai dipindah, maka terimalah. Yakinlah bahwa tujuannya pasti lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Imam Taufiq menyambut baik kehadiran rombongan UIN Banten.

Sebagai penyeimbang, UIN Walisongo juga membawa sejumlah pimpinan teras, mulai dari wakil rektor, para dekan, dan sejumlah pimpinan lainnya.

Di awal sambutannya, Rektor bercerita terkait pentingnya adaptasi di tengah masa pandemi. Kunci sukses mengatasi pandemi pada intinya adalah kecerdikan adaptasi pola di tengah pandemi.

UIN Walisongo, kata dia, saat ini  mengelola 20 ribu mahasiswa. Pada tahun 2021, akan diterima sebanyak 5.700 mahasiswa.  Untuk saat ini, mulai dikembangkan ma'had dan pengembanan infrastruktur.

"Ma'had sekarang ini kami rencanakan 2 gedung, 7 lantai. Kami targetkan seluruh mahasiswa baru bisa mondok di UIN Walisongo. Pada Oktober 2021, kami juga diamanati menjadi tuan rumah AICIS," tambahnya lagi.

Setelah sambutan, digelar Penandatanganan MoU UIN Walisongo Semarang dan UIN Maulana Hasanuddin yang diwakili oleh masing-masing rektor.  Kegiatan diakhiri dengan dialog, yang dimoderatori Wakil Rektor II UIN Semarang Dr H. Abdul Kholiq, M.Ag.