01 Sep
292

UIN Banten Gelar Kukerta Daring

HumasUIN - UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di tahun 2020. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Kukerta tahun akademik 2020/2021 sebagian besar dilaksanakan secara daring. Dengan mengusung tema “Pelepasan Kukerta Daring Moderasi Beragama”, pelepasan secara simbolis dilakukan langsung oleh rector UIN Banten disaksikan Gubernur Banten, Walikota Serang, para wakil rektor dan LP2M di ruang rapat rektor, Senin (31/8).

Sesuai jadwal, Kukerta akan dilaksanakan dari tanggal 1 – 29 September 2020, peserta 2499 mahasiswa dengan dibagi kedalam dua bentuk dan cara pengabdian yaitu kukerta dari rumah dengan bentuk Publikasi Video atau flyer, Penulisan Artikel Jurnal, Penulisan Buku dan kukerta dalam bentuk sosial yang bekerjasama dengan satgas covid-19 setempat.

Sekretaris LP2M, Suhaedi dalam sambutannya mengatakan pelaksaan Kukerta tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diakibatkan oleh pandemi Covid-19 yang dialami oleh hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, khusus Provinsi Banten. Oleh karena itu, pelaksaan Kukerta yang sudah kita persiapkan jauh-jauh hari, di tengah jalan harus berubah karena pandemi ini.

“Walaupun terjadi banyak perubahan terutama dalam teknis pelaksanaan, tidak mengubah makna Kukerta sesungguhnya. Mahasiswa tetap bisa melakukan pengabdian dan penerapan ilmu yang didapat di kampus langsung kepada masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan UIN Banten merupakan salah satu kebanggaan yang dimiliki Provinsi Banten karena selama ini UIN Banten sudah memberikan kontribusi dan dedikasi untuk kemajuan Banten. Kukerta merupakan salah satu kewajiban perguruan tinggi dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi yang tidak hanya kegiatan belajar mengajar tapi juga pengabdian kepada masyarakat.

Dia berpesan untuk para peserta Kukerta agar tetap menjaga kebersihan diri seperti rajin cuci tangan, tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan tetap mematuhi protokol Kesehatan serta selalu berdoa agar wabah pandemi ini segera berkahir.

Rektor UIN SMH Banten, Fauzul Iman mengatakan Kukerta merupakan salah satu jalan atau mediasi untuk mendapatkan informasi yang sekaligus akan mencerahkan lingkungan dan dirinya untuk mencapai kedewasaan, mampu mengelola kolaborasi ditengah-tengah sosial masyarakat.

Kukerta ditahun 2020 ini menjadi salah satu pencetus dari ide-ide baru melalui perubahan konsep baik secara teknik maupun teknis pelaksanaan, akibat dari adanya bencana pandemi covid-19. Justru hal ini perlu diupayakan sedemikian rupa agar tetap menghasilkan output yang baik bagi mahasiswa maupun masyakarat, output yang diharapkan dalam kegiatan kukerta dalam masa pandemi ini mampu memberikan manfaat cepat tanggap mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dengan berlandaskan ciri khas dari masing-masing keilmuan yang ditempuh, selain melatih sifat cepat tanggap menghadapi permasalahan, situasi kukerta dimasa covid-19 pun melatih sifat kepekaan terhadap sesama karena pasalnya ketika pandemi kita lebih mengutamakan kebersihan dan peduli terhadap sekitar untuk tetap mengikuti protokol Kesehatan.