30 Des
107

Pemprov Siap Bantu UIN SMH Banten

Cilegon, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap memberikan bantuan kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten. Hal itu dikatakan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim saat menghadiri wisudawan ratusan lulusan UIN SMH Banten di salah satu hotel di Kota Cilegon, Sabtu (14/12/2019).

”Kami siap membantu UIN, nanti saya anggarkan. Yang penting kirim proposalnya, dan saya siapkan 2.000 beasiswa untuk para mahasiswa. Untirta juga kita bantu Rp 100 miliar. Anggaran kita mencapai Rp 13,7 triliun nomor lima se-Indonesia. Jadi kalau bantu UIN masih sanggup. Insya Allah,” katanya disambut tepuk tangan.

Dia mengatakan, dirinya berusaha untuk membangun pemerintahan yang bersih dengan semangat anti korupsi. Dan hal itu, kata dia, sudah terbukti melalui penghargaan dari Bapak Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dan KPK RI dalam pencapaian implementasi pencegahan korupsi. Penghargaan terakhir, Banten mendapat penghargaan tiga besar sebagai provinsi keluar dari zona merah korupsi.

”Jadi dari urutan terburuk sekarang sudah menjadi urutan terbaik. Ini karena apa? Doanya para kiai dan ulama, doanya para tokoh dan masyarakat Banten,” ujarnya.

Tahun 2020, kata dia, Pemprov Banten akan melanjutkan penataan dan revitalisasi Situs Kawasan Kesultanan Banten. Selain itu, akan melakukan penataan kawasan wisata religi lainnya seperti Caringin dan Cikadueun Pandeglang dengan anggaran Rp 30 miliar. Saat ini pihaknya sedang membangun Banten Lama untuk pembangunan tahap pertama dan akan dilanjutkan.

”Tahun ini kita membangun Gedung Islamic Center empat lantai dan di bawahnya dibangun aula. Nanti ke depan tidak perlu sewa lagi. Gratis nanti di gedung yang akan saya bangun. Saya ingin mengatakan kepada masyarakat Indonesia bahwa Banten punya ikon. Banten sebagai pusat peradaban Islam,” tuturnya.

Sementara itu, Wapres RI Amin Maruf yang turut hadir mengatakan, UIN SHN Banten harus dapat membuat terobosan baru dan inovatif salah satunya adalah harus mampu menjadi dan membangun laboratorium syariah, setidaknya di tingkat Provinsi Banten.

“UIN (SMH Banten) nya juga harus berani membangun laboratorium uji syariah. Karena hal itu sebagai bukti terobosan yang baru,” ucapnya.

Wapres berharap, kampus UIN SMH Banten mampu ikut serta dalam program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi umat Islam. Sehingga, angka kemiskinan di Indonesia yang saat ini mencapai 9,4 persen atau sekitar 25 juta, dapat terus turun. Sehingga umat muslim mampu berdaya secara ekonomi dan bisa membantu masyarakat di sekitarnya, termasuk umat beragama lainnya.

“Saya juga berharap kampus ini mampu memberdayakan umat untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Karena sebagian besar kaum miskin, sebagian besar dari umat Islam,” tuturnya.