18 Nov
253

Kemenko PMK RI dan UIN Banten Beri Nilai Moderisasi Agama  

HumasUIN - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Revolusi Mental yang bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Banten dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) berpesan nilai-nilai moderisasi agama dapat terealisasikan.

Hal itu diungkapkan oleh Rektor UIN Banten Fauzul Iman saat dirinya memperoleh penghargaan sebagai Kampus Pelaksana Tata Kelola Terbaik di salah satu hotel Jakarta, Kamis (14/11/2019).

"Penghargaan ini merupakan etos kerja yang berintegritas insan akademika dan tenaga kependidikan dalam mengelola pelaksanaan KKN Revolusi Mental (RM) secara akademik dan administrasi administrasi secara gotong royong," katanya.

Fauzul mengucapkan terima kasih kepada Kemenko PMK yang telah konsisten dan kontinu mengimplementasikan gerakan nasional Revolusi Mental yang berkolaborasi dengan pelaksanaan program KKN tematik RM.

"Selain itu, terima kasih kepada Pemprov Banten dan jajarannya hingga Pemkab Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Serang yang secara partisipatif menerima dan mendidik mahasiswa dalam KKNnya. Juga, terima kasih kepada BNPB, BPBD Pemprov Banten, dan BMKG yang telah mendidik masyarakat tangguh bencana," ucapnya.

Ke depannya, lanjut Fauzul, KKN tematik RM akan difokuskan pada gerakan rumah moderasi beragama di masyarakat daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan). "Masyarakat daerah 3T merupakan laboratorium diseminasi nilai-nilai moderasi beragama. Aktifitas konkretnya, pertama, Gerakan Indonesia Mandiri untuk penguatan ekonomi berbasis industri rumahan sebagai dialog antar agama (di mana multireligi sebagai spirit etos kerja)," ujarnya.

Kedua, masih Fauzul, ia mengaku bahwa, gerakan Indonesia bersatu untuk pengukuhkan nilai-nilai moderasi beragama akibat maraknya radikalisme di dalam masyarakat daerah 3T, seperti Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

"Untuk mengimplementasikan dua gerakan nasional Revolusi Mental itu, UIN Banten akan terus melaksanakan KKN tematik RM yang berkolaborasi dengan Kemenko PMK, Kementerian Agama RI, Kemendesa PDDT, Pemprov Banten, Pemkab. Lebak, Pemkab. Pandeglang, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta," tuturnya.