13 Agu
63

Datangi UIN Banten, Ombudsman RI Tata Kelola Administrasi

HumasUIN - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten (SMHB) menerima kunjungan dari Ombudsman Republik Indonesia yang sedang melakukan kajian atau "Own Motion Investigation" terkait tata kelola pendidikan tinggi dalam pelaksanaan integritas administrasi dan akademik tahun 2019, Ruang Rapat Rektor, Sabtu (10/8).

Sebanyak empat orang yang tergabung dalam Tim Ombudsman RI yang diketuai Ahmad Sobirin diterima langsung oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Ilzamudin Ma’mur, MA, dan Wakil Rektor II Prof. Dr. H. E. Syarifudin. Hadir mendampingi para Kepala Biro, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), dan Para Kepala Bagian. Turut hadir pula dalam pertemuan tersebut ketua Senat, Prof. Dr. HMA. Tihami, MA.

Kunjungan ini bertujuan untuk silaturahmi, berbagi pengalaman, dan diskusi untuk mendapatkan data dan informasi terkait Tata kelola Pendidikan Tinggi dalam pelaksanaan Integritas administrasi dan akademik. Hal-hal yang dibicarakan diantaranya terkait akreditasi, kode etik, plagiarism, dan tata kelo lainnya.

Ketua LPM UIN Banten, Hidayatullah menjelaskan bahwa UIN SMH Banten telah memiliki Pedoman menghindari Plagiarisme, pedoman Kode Etik Mahasiswa dan Dosen, dan Peralihan IAIN menjadi UIN juga akan berdampak kepada akreditasi institusi karena pembaginya banyak seiring bertambahnya program studi.

“Kita punya kode etik mahasiswa dan kode etik dosen, untuk kemahasiswaan dewan kehormatannya adalah Wakil Rektor III dan Wakil Dekan III, untuk Dosen leading sectornya adalah Wakil Rektor I, sementara untuk Pegawai adalah Wakil Rektor II,” tuturnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan dokumen-dokumen berupa beberapa pedoman dan panduan dilingkungan UIN SMH yang diperlukan kepada Ombudsman R.I.