05 Nov
27

Kuliah Umum Guru Besar UGM di UIN Banten, Budaya & Agama Solusi Lawan Radikalisme

Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Irwan Abdullah memberikan kuliah umum di Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Banten, Kamis (19/9/2019). Dalam acara tersebut, dia memberikan solusi untuk menangkal radikalisme dengan agama dan budaya.

Menururt dia, dibutuhkan fondasi kultural yang dapat menjadi konfigurasi untuk membaca informasi-informasi digital. “Dilihat dari perspektif kesantunan, budaya pada saat ini terancam oleh adanya globalisasi dan digitalisasi. Mediumnya memberikan ruang terbuka dan mampu mendobrak batas-batas budaya,” katanya.

Ia menjelaskan, pilihan-pilihan kultural tersebut, menjadi penting, karena akan menampilkan sikap setiap individu terhadap informasi tertentu. Terutama, terhadap sesuatu yang tidak lazim. Dalam media sosial misalnya, paradigma berpikir bisa berubah. “Media sosial itu cenderung mengubah perspektif, nilai atau paradigma berpikir,” ujarnya.

Jika setiap manusia mempunyai fondasi nilai yang kuat, ucap dia, maka apa yang didapat tidak akan diterima secara mentah. Akan tetapi, akan dipertanyakan terlebih dahulu. Menurut dia, setiap mahasiswa harus menjadi pribadi yang kritis.

“Maka, budaya dan agamalah yang memberikan kemampuan itu. Kalau tidak mempunyai budaya dan agama manusia, tidak bisa melawan atau mempertanyakan keabsahan nilai-nilai baru,” ucapnya.

Peran mahasiswa juga dinilai penting dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan. Ia berpendapat, bahwa di era digital, pengetahuan-pengetahuan buruk lebih cepat tersebar luas dibandingkan pengetahuan-pengetahuan baik.

“Oleh sebab itu, mahasiswa harus terlibat dalam produksi pengetahuan yang baik dengan kecepatan yang lebih dahsyat, agar bisa melawan pengetahuan yang buruk,” tuturnya.