30 Sep
142

Kolaborasi UIN Banten dan KUPU SB Brunei Darussalam Lakukan Pemberdayaan Masyarakat Pasca Bencana Ts

HumasUIN - Bersama masyarakat Desa Kertamukti, Desa Sumberjaya dan Desa Tunggaljaya Kec Sumur Kab Pandeglang, Tim Tanggap Bencana LP2M UIN SMH Banten bersama Tim Kolej Universiti Perguruan Ugama (KUPU) Seri Begawan (SB) Brunei melakukan pengabdian kepada masyarakat (community engagement) tahap awal dalam Program Khairat Kemanusiaan. Pengabdian kepada masyarakat tahap awal ini untuk bertujuan mengenal masyarakat lebih dekat dan lebih memahami apa yang dirasakan oleh masyarakat Sumur pasca bencana tsunami, Rabu (24/9).

Pada tahap awal pengabdian kolaborasi UIN Banten dan KUPU SB Brunei merupakan program khairat kemanusiaan untuk memfasilitasi 3 buah jukung untuk nelayan, 25 ekor kambing untuk dipelihara peternak, 44 al- Qur’an untuk masjid, majelis taklim dan pesantren, santunan kepada 50 anak yatim, serta 50 paket sembako untuk kaum fakir miskin. Tahap awal hanya sebagai pengenalan dan stimulus sebuah pemberdayaan masyarakat yang terluar di bibir pantai Selat Sunda, Ujung Kulon, Pandeglang, Banten.

Ke depan, menurut Dr. Haji Nurhalizam, akan dilanjutkan dengan program pertukaran mahasiswa/i dan pertukaran dosen di dalam kegiatan tridharma pendidikan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat).

Dia mengatakan, kegiatan yang kita susun selama tiga hari akhirnya berjalan sesuai rencana dengan waktu dan tempat yang sesuai. Kegiatan ini rasanya tidak akan berjalan sesuai rencana jika tidak ada bantuan dari tim tanggap bencana dari UIN Banten, bagaimana kita diperlihatkan momen saat terjadinya bencana hingga diajak turuj langsung kemasyarat dan menyapa mereka.

"Semoga kerjasama ini tidak berhenti sampai disini tetapi bisa kita kembangkan tidak hanya dibidang kemanusiaan saja tapi juga dibidang pendidikan seperti pertukaran pelajar," ungkapnya.

Kolaborasi dua perguruan tinggi Islam, dua negara, diharapkan oleh Dr. KH. Wawan Wahyudin (Wakil Rektor III) saat acara pamitan tamu Brunei, 25/9/2019, menekankan bahwa dua negara ini bisa mewujudkan kekuatan umat Islam yang rahmatan lil ‘alam sesuai dengan namanya Darussalam, tidak seperti Palestina, Syiria, dan megara Islam yang terus bergejolak, tiada damai.

Kolaborasi dua pendidikan tinggi Islam, dua negara, ini diharapkan terus menebarkan keilmuan integratif dan nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran untuk mewujudkan baldatun thoyibun wa robbun ghofur.

Tim Tanggap Bencana LP2M UIN Banten yang terlibat, Dr. Wazin, M.A, Drs. H.S. Suhaedi, M.Si, Dr. Masykur, M.Hum, As’ari, M.S, dan Nina Chairina, M.H. Sedangkan dari KUPU SB Brunei, yakni Dr. Haji Ali Nuralizam bin Hajj Ali Akbar (Pengarah Pusat Ilmu Teras), Ustazah Amshah (Penolong Pendaftar Pusat Ilmu Teras), dan 16 Mahasiswa/i.