25 Jun
421

UIN Banten Gelar Workshop Jurnal Internasional

HumasUIN - Untuk pertama kalinya di tahun 2019, Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar workshop penulisan jurnal internasional yang menghadirkan Ketua Unit Pembina Pengembang Publikasi Ilmiah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Jakarta, Herri Mulyono, Ph.D sebagai narasumber, Senin (24/6/2019).

Bertempat di Aula Panaitan Hotel Ledian, workshop tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Banten Fauzul Iman dan dihadiri civitas akademika program Pascasarjana dan ketua Lembaga dilingkungan UIN SMH Banten.

Dalam sambutannya, Rektor UIN SMH Banten mendorong dosen yang dalam hal ini sebagai peserta workshop, agar dapat memanfaatkan sebaik-baiknya kegiatan ini guna menambah keterampilan menulis dalam jurnal nasional dan jurnal internasional.

"Saya berharap para peserta khususnya yang akan menempuh gelar profesor agar dapat  mengambil pelajaran dari materi workshop ini sekaligus dapat menerapkannya dalam kegiatan ilmiah yang bermanfaat sekaligus mampu dan produktif menulis jurnal nantinya," ucapnya.

Dia mengatakan, kegiatan workshop ini tidak boleh hanya sekedar ceremony kegiatan saja, tetapi harus menghasilkan output yang jelas sehingga bisa diimplementasikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di kampus UIN.

Seirama dengan itu, direktur pascasarjana, Syafuri mengatakan, saat ini kampus UIN Banten akan memiliki program strata tiga (S3) yang dimulai dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan ijin programnya sudah keluar tinggal proses terakhirnya yaitu visitasi.

"Dengan hadirnya program S3 ini diharapkan setiap pihak khususnya pimpinan siap dan mampu membantu meningkatnya akreditasi pada program S3 salah satunya dengan meningkatkan kualitas tulisan yang nantinya akan dicantumkan di jurnal internasional," ungkapnya.

Masih ditempat yang sama, narasumber Herry Mulyono mengatakan workshop ini diharpakan beguna dan bermanfaat bagi banyak pihak.

"Workshop ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk para dosen mengembangkan pengetahuan tentang penulisan dan bagaimana karakteristik jurnal scopus," ujarnya menutup pembicaraan.