08 Apr
124

Mahasiswa Syariah Kunjungan ke Lapas Serang

HumasUIN - Fakultas Syariah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang dikoordinatori Iin Ratna Sumirat hari ini melakukan kunjungan ke Lapas Klas II A Serang. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 150 mahasiswa dari tiga jurusan di Fakultas Syariah ini disambut langsung oleh kepala lapas Klas II Serang yaitu Suherman, Bc.IP, SH., M.H.

Rudi Hartono, A.Md.IP., SH, Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik dalam sambutannya mengatakan, lapas serang adalah tempat membina dan membimbing para warga binaan untuk kelak ketika kembali pada masyarakat akan menjadi orang yang berguna dan tidak melakukan hal yang sama.

Dia mengatakan, saat ini lapas Kota Serang sudah hampir overload dalam menampung warga binaan yang datang dari berbagai daerah seperti Pandeglang dan Cilegon, dari yang seharusnya hanya menampung 425 warga tetapi saat ini sudah menampung hampir 679 warga binaan yang didominasi tindak pidana narkoba sebanyak 56 persen.

Lapas Serang memiliki beberapa kegiatan yang di fokuskan untuk membimbing warga binaan agar mandiri dalam segala bidang, seperti bidang kemandirian dengan bekerjasama dengan dinas pendidikan terkait. Selain itu, ada juga dibidang pendidikan kerohanian yang bekerjasama dengan kementerian agama, dimana tiap hari warga binaan melakukan pengajian dengan bergilir di tiap-tiap blok dengan tujuan agar mereka memiliki mental yang baik dan kuat dibidang agamanya.
"kita juga memiliki blok yang khusus untuk para warga binaan yang fokus pada pendidikan agama yaitu blok santri," ungkapnya.

Iin Ratna Suminat, dosen sekaligus koordinator Kunjungan mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan dalam rangka mengenalkan kepada para mahasiswa bagaimana kondisi di lembaga pemasyarakatan.

Dia mengatakan, mahasiswa di fakultas syariah diajarkan mengenai hukum pidana, hukum perdata dan lainnya dan disini mahasiswa diajak agar jangan hanya tau teori tentang hukum, tapi faham kondisi real di lapangan dan mampu mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya paham hukum dan bisa meminimalisir angka pelanggaran hukum.