11 Mei
1222

Wujudkan UIN, Rektor Lobi Tokoh Politik

Rektor IAIN SMH Banten Prof Dr H Fauzul Iman MA berasa-asa keras mengupayakan transformasi IAIN menjadi UIN Banten, setelah datangi Wakil Presiden (Wapres) Yusuf Kalla pada 13 November 2015, Rektor yang pernah mengikuti pendidikan lemhanas berbulan-bulan ini berencana silaturahmi ke tokoh politik lainnya, untuk mempercepat realisasi IAIN menjadi UIN Banten, agenda berikutnya Rektor rencanakan audiensi dengan Ketua Umum Partai PDI-P H Megawati Soekarno Putri.
Rencana tersebut disampaikan dalam kesempatan silaturahmi Rektor IAIN beserta jajaran pimpinan dan Kepala Biro AUAK Drs H Mamat Rahmatullah MM ke Gubernur Banten H Rano Karno pada Kamis 25 Februari 2016 di Pendopo Gubernur Banten Jl Syeikh Nawawi Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Rektor beserta jajaran pimpinan lainnya diterima Gubernur pada jam 13.00 usai istirahat dan shalat dzuhur. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan kepada Gubernur perihal belum disegerakannya keputusan IAIN menjadi UIN Banten. Tarik ulur keputusan, pandang Rektor, adanya keterkaitan beberapa Kementerian yang terlibat dalam upaya transformasi IAIN menjadi UIN, diantaranya Kementerian Agama, Kementerian Aparatur Sipil Negara, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga Rektor memandang perlu adanya upaya yang ekstra untuk mewujudkan transformasi tersebut, tidak terkecuali bersilaturahmi dengan para tokoh yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan.
Rektor percaya Gubernur Banten mememiliki peran penting dalam pembangunan di provinsi Banten untuk pembangunan fisik maupun sumber daya manusia di Banten.  
Transformasi IAIN ke UIN harus mendapatkan persetujuan dari kementerian agama, kementerian Ristek dan PT,  Kemenpan RB, dan diputuskan oleh Presiden.